Anak Dengan Gigi Berlubang Berisiko Alami Masalah Jantung ketika Dewasa
- 31 Jul 2026 23:39 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan cerminan terhadap kesehatan diri seseorang. Permasalahan di dalam rongga mulut sangat memengaruhi kesehatan tubuh. Jika kesehatan gigi dan mulut tidak dijaga, risiko terhadap penyakit atau masalah kesehatan lainnya akan meningkat.
Studi terbaru menemukan, anak yang mengalami gigi berlubang berisiko lebih tinggi mengalami masalah jantung ketika dewasa. Temuan ini menegaskan kebersihan mulut memiliki hubungan erat dengan kesehatan organ vital lain.
Penelitian yang dilakukan oleh Nikoline Nygaard et al. ini dipublikasikan dalam International Journal of Cardiology pada April 2026. Kesimpulan utamanya, dampak buruk dari masalah gigi sejak dini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 45 persen. Berikut ini ulasannya.
Kaitan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Penyakit Jantung
Studi yang melibatkan sembilan peneliti dari Denmark dan Inggris ini, melibatkan hampir 569 individu. Para peneliti melakukan analisis data longitudinal dan memantau data para subjek hingga periode 23 tahun. Fokus utamanya, yaitu melihat hubungan antara kesehatan gigi pada masa kanak-kanak dan kemungkinan munculnya penyakit jantung saat dewasa.
Para peneliti menyoroti, selama ini hubungan antara kesehatan gigi orang dewasa dan penyakit kardiovaskular sudah cukup banyak diteliti. Namun, dampak jangka panjang dari kesehatan mulut pada masa kecil masih relatif jarang dibahas.
Dari analisis tersebut, mereka membandingkan kejadian penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke dengan angka gigi berlubang serta gingivitis pada masa kanak-kanak. Hasilnya menunjukkan, kasus gigi berlubang yang parah berkaitan erat dengan meningkatnya kemungkinan penyakit jantung pada laki-laki dan perempuan.
Tidak hanya itu, tingkat gingivitis atau radang gusi yang tinggi juga terbukti memprediksi naiknya risiko penyakit jantung. Makin serius masalah gigi yang dialami saat kecil, makin tinggi pula angka gangguan jantung yang ditemukan di kemudian hari.
Pada perempuan, kondisi gigi berlubang yang tergolong berat dikaitkan dengan kenaikan insiden penyakit kardiovaskular sebesar 45 persen. Adapun pada laki-laki, risikonya meningkat 32 persen.
Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti menyimpulkan kesehatan mulut anak yang buruk, terutama bila gigi berlubang dan gingivitis terus berlangsung atau makin parah, memiliki hubungan jelas dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke.
Adapun hubungan antara kesehatan mulut dan kesehatan jantung bersifat multifaktorial. Mengutip The Healthy, salah satu penjelasan yang sering muncul, yakni adanya bakteri yang masuk ke aliran darah, infeksi pembuluh darah, serta peradangan sistemik kronis.
Faktor lain juga bisa berperan, misalnya kebiasaan menjaga kebersihan diri yang umumnya mencerminkan gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....