Pusing dan Mual Bisa Jadi Gejala Awal Keracunan Karbon Monoksida
- 26 Jul 2026 12:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Keluhan sakit kepala, pusing, mual hingga tubuh terasa lemas tidak selalu disebabkan kelelahan. Kondisi tersebut juga dapat menjadi gejala awal keracunan karbon monoksida, terutama pada seseorang yang sering terpapar asap hasil pembakaran di tempat kerja maupun lingkungan sekitar.
Dalam Dialog Klinik Kesehatan Pro 1 Medan, Jumat, 24 Juli 2026, dokter Spesialis Paru, dr. Selfi Khairunnisa, M.Ked(Paru)., Sp.P mengatakan, gejala keracunan karbon monoksida dibagi menjadi tiga tingkat, yakni ringan, sedang, dan berat. Semakin tinggi kadar karbon monoksida yang terhirup, semakin besar pula risiko gangguan pada organ tubuh.
"Apabila paparannya masih sedikit, gejala yang bisa timbul yaitu sakit kepala, pusing, lemas, mudah lelah, dan mual. Kalau lebih berat bisa sampai penurunan kesadaran, gangguan irama jantung, koma, hingga kematian," ujarnya.
Ia menegaskan, seseorang yang diduga mengalami keracunan karbon monoksida harus segera dipindahkan ke tempat yang memiliki udara segar, kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan. Hal itu karena pemeriksaan fisik saja tidak cukup untuk memastikan kadar karbon monoksida dalam tubuh.
"Karena pengikatan karbon monoksida terhadap hemoglobin jauh lebih kuat, maka memang harus segera ke dokter atau rumah sakit agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dr. Selfi.
Menurutnya, penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah kerusakan pada otak, jantung, maupun organ vital lainnya akibat berkurangnya pasokan oksigen dalam tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....