Kemenhaj Dairi Perkuat Pelayanan Haji Lewat Konsultasi Publik
- 26 Agt 2026 14:37 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Dairi – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Dairi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan haji. Kegiatan berlangsung di Aula Kemenhaj Dairi, Sidikalang, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Dairi, Muhammad Sanif mengatakan FKP menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan, kritik, saran, dan aspirasi. Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar pelayanan haji semakin transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan jemaah.
“Forum konsultasi publik ini merupakan ajang diskusi, tukar pendapat, dan partisipasi antara penyelenggara pemerintahan dengan masyarakat sebagai penerima layanan publik,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan haji tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah ketika jemaah berada di Tanah Suci. Persiapan dari daerah, mulai dari informasi, pembinaan, administrasi, kesehatan hingga kesiapan jemaah juga perlu diperkuat.
Sanif mengatakan Kemenhaj Dairi memiliki wilayah kerja mencakup Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, dan Samosir. Kondisi geografis dan keterbatasan sumber daya menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kami membutuhkan dukungan stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sebaik-baiknya,” katanya.
FKP juga diarahkan untuk mendukung persiapan jemaah dengan estimasi keberangkatan tahun 2027. Kemenhaj mendorong keterlibatan organisasi persaudaraan haji, pengurus masjid, media, dan masyarakat sebagai mitra dalam meningkatkan pelayanan.
Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Dairi, Satino ,menyambut baik pelaksanaan forum tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi calon jemaah sekaligus memperkuat persaudaraan setelah mereka menyelesaikan ibadah haji.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Agung Sidikalang, Dunggar Angkat menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Kemenhaj. Kolaborasi dapat dilakukan dalam kegiatan keagamaan maupun pembinaan dan persiapan calon jemaah haji.
Forum turut dihadiri calon jemaah haji estimasi keberangkatan 2027 dari Dairi, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan serta sejumlah pemangku kepentingan. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan Deklarasi Forum Konsultasi Publik sebagai komitmen meningkatkan pelayanan haji yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....