Kemenhaj Luncurkan Hotline Bongkar Mafia Haji Umrah
- 16 Sep 2026 09:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah”. Kanal tersebut dibuka untuk memperkuat perlindungan jemaah sekaligus melibatkan masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan haji dan umrah.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, masyarakat membutuhkan akses yang mudah untuk melaporkan persoalan yang ditemukan. Informasi tersebut dapat membantu pemerintah mengidentifikasi dan menangani persoalan sesuai ketentuan.
“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk memberikan perlindungan kepada jemaah. Masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan informasi dan pengaduan ketika menemukan persoalan,” ujarnya di Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.
Irfan mengatakan laporan yang diterima tidak serta-merta dinyatakan sebagai pelanggaran. Setiap informasi terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan dan verifikasi untuk memastikan keterangan memiliki dasar yang jelas.
Setelah diverifikasi, laporan akan diklasifikasikan berdasarkan substansi dan kewenangan penanganannya. Laporan yang membutuhkan tindak lanjut kemudian dikoordinasikan dengan unit terkait untuk diperiksa sesuai ketentuan.
“Laporan dari masyarakat penting bagi kami. Informasi tersebut akan kita lihat, kita periksa, kemudian ditindaklanjuti sesuai persoalannya,” katanya.
Kemenhaj mengedepankan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi dalam menangani setiap pengaduan. Penanganan dilakukan berdasarkan fakta dan bukti, bukan hanya informasi awal yang diterima.
Masyarakat juga diminta menyampaikan pengaduan secara bertanggung jawab dengan melengkapi kronologi, waktu, lokasi, pihak terkait, serta bukti pendukung apabila tersedia. Kelengkapan tersebut diperlukan untuk membantu proses verifikasi dan mempercepat penanganan.
Melalui hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah”, Kemenhaj berharap partisipasi masyarakat dapat memperkuat pengawasan publik. Informasi yang masuk juga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk mewujudkan layanan haji dan umrah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada perlindungan jemaah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....