Kemenhaj Evaluasi Syarikah Usai Kendala Distribusi Makanan di Mina
- 31 Mei 2026 14:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah melakukan evaluasi terhadap prosedur distribusi konsumsi di Mina setelah ditemukan kendala penyaluran makanan kepada sebagian jemaah haji Indonesia. Evaluasi dilakukan bersama pihak syarikah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada fase layanan berikutnya.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan kepada Media Center Haji pada Sabtu, 30 Mei 2026, proses verifikasi dan distribusi ulang makanan telah dilakukan petugas di lapangan. Seluruh jemaah haji yang berada di lokasi akhirnya dipastikan menerima layanan konsumsi sesuai hak mereka.
Menurut Ichsan, proses verifikasi membutuhkan waktu cukup panjang karena petugas harus memeriksa satu per satu tenda jemaah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada rombongan yang terlewat menerima makanan.
Kementerian Haji dan Umrah kemudian berkoordinasi dengan pihak syarikah guna memperbaiki mekanisme distribusi konsumsi. Perbaikan difokuskan pada kewajiban pemberitahuan kepada petugas pengawas konsumsi serta pencatatan serah terima yang lebih jelas dan terukur.
“Kami telah meminta pihak syarikah untuk memastikan seluruh distribusi konsumsi dilakukan sesuai prosedur. Termasuk pemberitahuan kepada petugas pengawas konsumsi dan pencatatan serah terima yang jelas,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar proses distribusi dapat dipantau secara akurat dan hak-hak jemaah haji terpenuhi tepat waktu. Sistem pengawasan yang lebih baik juga diharapkan mampu mencegah terjadinya miskomunikasi di lapangan.
Kemenhaj turut mengapresiasi respons cepat petugas yang melakukan pengecekan langsung dan distribusi ulang hingga seluruh jemaah haji mendapatkan makanan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan dan kenyamanan jemaah haji selama menjalankan ibadah haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....