Kemenhaj Perkuat Mitigasi Jelang Puncak Haji Armuzna

  • 25 Mei 2026 10:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pemerintah memastikan seluruh skenario pelayanan dan mitigasi lapangan diperkuat, agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan berbagai langkah antisipasi telah disiapkan menjelang fase puncak haji. Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan di Makkah, Jumat 22 Mei 2026.

“Ini tinggal dua hari lagi masa puncak haji atau Armuzna; Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tentu kami sudah mempersiapkan dengan maksimal upaya-upaya antisipasi dan mitigasi beberapa masalah yang bisa muncul,” ujarnya.

Menurut Dahnil, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah penertiban tenda jemaah di Arafah dan Mina. Tim petugas telah dikerahkan untuk memastikan penempatan jemaah sesuai kloter, daerah asal, hingga berbasis nama atau by name.

“Kami sudah memastikan masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jemaah nanti bisa mendapat tenda sesuai kebutuhan. Sekarang tim sedang memasang dan memastikan, misalnya kloter satu di mana, kloter dua di mana, Sumatera Utara di mana, Jawa Tengah di mana, bahkan kita cek by name,” katanya.

Dahnil menegaskan seluruh pengaturan jemaah selama Armuzna harus berada dalam koordinasi Kementerian Haji dan Umrah. Ia juga mengingatkan seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya dan Pak Menteri berulang kali menyatakan KBIHU harus tertib, karena pelaksana tunggal dari penyelenggaraan haji adalah Kementerian Haji dan Umrah. Maka semua aturan harus ikut komando Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Dahnil memastikan pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi terhadap pihak yang melanggar aturan dan berpotensi merugikan jemaah. Menurutnya, pelayanan haji tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat layanan kepada para tamu Allah sesuai arahan Presiden RI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....