Kemenhaj Siapkan Platform Oleh-Oleh Haji Perkuat Ekosistem Ekonomi

  • 24 Jul 2026 08:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Bogor – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji sebagai bagian dari implementasi Tri Sukses Haji. Penguatan dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi penyelenggaraan haji dapat dirasakan lebih luas.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengatakan pengembangan ekosistem ekonomi haji menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban.

"Ekosistem ekonomi haji tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dapat dirasakan secara lebih luas," ujarnya dalam kegiatan pembinaan di Bogor, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenhaj tengah menyiapkan platform oleh-oleh haji yang akan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha dan kebutuhan jemaah. Platform itu diharapkan mampu menghadirkan ekosistem perdagangan yang lebih mudah, transparan, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk unggulan Indonesia.

"Kami ingin menghadirkan sebuah platform yang mampu mempertemukan jemaah dengan produk-produk berkualitas dari pelaku usaha nasional. Harapannya, manfaat ekonomi haji tidak berhenti saat ibadah selesai, tetapi terus berputar dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat," katanya.

Jaenal menegaskan pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan agenda jangka panjang yang membutuhkan sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, Kemenhaj akan terus membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat rantai nilai ekonomi yang lahir dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

"Melalui semangat kolaborasi, kami optimistis Tri Sukses Haji dapat diwujudkan secara utuh. Tidak hanya menghadirkan layanan ibadah yang semakin berkualitas, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan kemaslahatan yang berkelanjutan bagi bangsa," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....