Menhaj Lantik PPIH Medan

  • 17 Apr 2026 21:38 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, melantik Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan 2026. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, sebagai Koordinator PPIH .

“Saya berharap PPIH embarkasi memahami bahwa pelantikan ini adalah peneguhan amanah untuk menjalankan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah secara nyata sejak dari embarkasi. Sekaligus memastikan koordinasi PPIH kloter berjalan rapi dan efektif,” ujarnya, saat pelantikan yang dilakukan secara hybrid di Asrama Haji Medan, Jumat 17 April 2026.

Irfan menyampaikan tahun ini merupakan tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah menjalankan amanah penuh dalam penyelenggaraan ibadah haji. Hingga saat ini, pelaksanaan berjalan lancar, meskipun di tengah dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Irfan mengatakan kondisi tersebut sempat berdampak pada fluktuasi harga maskapai. Meski demikian, pihak PPIH Medan tetap menjalankan proses sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa penambahan biaya tidak boleh dibebankan kepada jemaah.

“Kami berharap PPIH embarkasi melayani jemaah dengan sepenuh hati, cepat, tepat, dan manusiawi. Jangan biarkan calon jamaah bingung oleh prosedur yang berbelit, informasi yang berbeda-beda, dan layanan yang lambat. Embarkasi harus menjadi tempat pertama bagi jemaah merasakan kehadiran negara,” ujarnya.

Irfan juga menekankan pentingnya kesiapan petugas haji dalam memahami dan menguasai materi. Terutama saat menghadapi jemaah yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan perempuan.

“Sebanyak 54 persen jemaah haji adalah perempuan, mayoritas lulusan SD dan ibu rumah tangga. Sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam penyampaian informasi,” katanya.

Sementara itu, Pj Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menyampaikan tugas sebagai Koordinator PPIH merupakan amanah besar, tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga moral dan spiritual. Ia mengatakan terdapat harapan ribuan jemaah yang ingin menjalankan rukun Islam kelima dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

"Amanah ini adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keikhlasan dalam melayani tamu-tamu Allah,” ucapnya usai dilantik.

Usai pelantikan, Sulaiman bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut Zulkifli Sitorus, melakukan uji coba (meal test) konsumsi jemaah haji di pesawat. Menurutnya, kualitas konsumsi menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan jemaah.

Zulkifli menjelaskan, meal test dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan, serta sesuai dengan selera dan kebutuhan jemaah Indonesia, khususnya Sumut. Selain itu, layanan konsumsi diharapkan mampu mendukung kondisi fisik jamaah agar tetap prima selama perjalanan.

“Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan haji tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kenyamanan secara menyeluruh. Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan sinergi dan koordinasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....