Total 356 Jemaah Haji dan Petugas Haji Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air

  • 18 Jun 2026 19:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Sejumlah 356 jemaah haji dan petugas haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 Debarkasi Medan tiba kembali di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kepulangan para tamu Allah tersebut disambut penuh haru dan rasa syukur dalam acara penerimaan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, pada Rabu, 17 Juni 2026.

Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 3414 yang membawa rombongan jemaah haji mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pukul 17.50 WIB. Selanjutnya, para jemaah haji diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Kloter 14 terdiri atas 350 jemaah haji dan enam petugas. Jemaah haji berasal dari Kota Medan sebanyak 207 orang, Kabupaten Simalungun 89 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 53 orang, Kota Pematangsiantar satu orang, dan Kabupaten Deli Serdang satu orang.

Prosesi penerimaan diawali dengan pembacaan doa oleh Ketua Kloter 14, Riswansyah Abdul Muis Hasibuan, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dan keselamatan seluruh jemaah haji hingga kembali ke Tanah Air.

Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus mengingatkan bahwa kemabruran haji harus diwujudkan melalui perubahan sikap, perilaku, dan kepedulian sosial setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Jadilah bapak dan ibu sebagai teladan yang menebarkan kedamaian, keselamatan, dan kemaslahatan di lingkungan masing-masing. Tunjukkan kemabruran haji melalui tutur kata yang santun, sikap yang menyejukkan, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu ciri haji mabrur adalah mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain dan menjadi pribadi yang membawa ketenteraman di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap semangat ibadah yang telah dibangun selama di Tanah Suci dapat terus dipertahankan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi dan melayani jemaah haji sejak keberangkatan hingga kepulangan.

“Apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat pelayanan yang kurang berkenan, kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf. Namun, seluruh petugas telah berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan jemaah haji,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama operasional haji, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang apresiasi kepada Ketua Kloter 14, Riswansyah Abdul Muis Hasibuan, dan Dokter Kloter dr. Nila Hairani Saragih. Penyematan selempang dilakukan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Effendi Lubis.

Berdasarkan data manifes, Kloter 14 mencatat dua jemaah haji tanazul masuk, yakni Rosnani Pasaribu asal Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tetty Sri Rahayu Ningsih asal Kota Medan yang bergabung dari Kloter 16.

Sementara itu, satu jemaah haji Kloter 14 atas nama Marlina Ikin Sabrani asal Kota Medan wafat di Tanah Suci karena sakit. PPIH menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Sebelum prosesi penerimaan, para jemaah haji juga mendapatkan edukasi kesehatan pascakepulangan haji dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Riza Pahlevi. Jemaah haji diimbau melakukan pemantauan kesehatan mandiri selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, atau sesak napas.

Usai seluruh rangkaian acara, para jemaah haji menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Kepulangan Kloter 14 menjadi penanda berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci sekaligus awal pengabdian baru di tengah masyarakat. Dengan semangat kemabruran yang terus terjaga, para jemaah haji diharapkan mampu menjadi pribadi yang menebarkan kedamaian, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....