Polisi Gagalkan Dugaan TPPO Tujuan Myanmar di Kualanamu
- 15 Sep 2026 11:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Aparat keamanan dan kepolisian menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Bandara Kualanamu. Pengungkapan dilakukan Jumat, 11 September 2026, saat seorang warga diduga hendak diberangkatkan ke Myanmar melalui Singapura.
Petugas mengamankan seorang pria berinisial W (41), warga Medan, yang diduga berperan sebagai agen pemberangkatan. Seorang calon pekerja berinisial SAH (29), warga Tanjungbalai, turut diamankan untuk dimintai keterangan.
Informasi awal menyebut SAH sebelumnya mendapat tawaran pekerjaan yang disebut berada di Medan. Namun, dalam perkembangannya, ia justru diduga akan diberangkatkan ke Myanmar untuk bekerja sebagai operator penipuan daring atau online scammer.
SAH kemudian menghubungi keluarganya karena pekerjaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Pihak keluarga selanjutnya berkoordinasi dengan polisi yang bertugas di Bandara Kualanamu.
Koordinasi tersebut ditindaklanjuti aparat keamanan bersama Aviation Security atau Avsec Bandara Kualanamu. Petugas kemudian mengamankan W bersama SAH di area terminal penumpang saat keduanya hendak melakukan perjalanan.
Seorang petugas keamanan bandara membenarkan pengamanan tersebut dan mengatakan kedua pihak telah diserahkan kepada Polresta Deliserdang. Penyerahan dilakukan untuk mendalami dugaan TPPO serta peran masing-masing pihak.
"Ya, terduga TPPO serta calon korban sudah diamankan, selanjutnya diserahkan ke Polresta Deliserdang," ujar petugas keamanan yang meminta identitasnya tidak dicantumkan, Sabtu, 12 September 2026.
Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan perjalanan. Barang bukti itu berupa paspor milik terduga dan calon korban serta tiket pesawat tujuan luar negeri.
Penyidik Polresta Deliserdang selanjutnya mendalami dugaan TPPO tersebut. Pemeriksaan diarahkan untuk mengetahui peran W, kondisi SAH, serta kemungkinan adanya pihak lain atau jaringan yang terlibat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....