Pegawai Spa di Medan Ditangkap Jual Happy Water
- 20 Jul 2026 00:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pegawai salah satu tempat spa di Kota Medan yang diduga menjual narkotika jenis happy water. Polisi juga menangkap seorang pria yang diduga menjadi pemasok narkotika kepada tersangka.
Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait dugaan praktik jual beli narkotika jenis happy water. Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga menangkap seorang pemuda berinisial GF (20), warga Jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah.
| Baca juga: Polisi Bekuk Pembobol Rumah di Amplas |
GF ditangkap di Jalan Sei Belutu, Medan, dengan barang bukti tiga pcs narkotika jenis happy water. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai pemasok narkotika tersebut.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, GF mengaku mendapatkan narkotika dari temannya berinisial ER (24), warga Jalan Tani Asli, Kecamatan Medan Sunggal. Petugas kemudian menangkap ER di rumahnya dan menyita 16 pcs happy water yang disimpan di dapur.
"Hasil interogasi awal, pelaku GF yang merupakan pegawai salah satu tempat Spa di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal, kerap menjual narkoba kepada pengunjung Spa. Praktek ini dilakukan pelaku dua minggu ke belakang," kata Rafli didampingi Wakasatresnarkoba Kompol Abdi Harahap dan Kanit 1 Satresnarkoba AKP Ruspian, Jumat, 17 Juli 2026.
Dengan demikian, polisi menyita total 19 pcs happy water dari kedua tersangka. Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik peredaran narkotika tersebut.
Rafli mengatakan polisi telah mengetahui identitas pemasok yang berada di atas para tersangka dan masih melakukan pengejaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap sumber narkotika sekaligus jaringan yang memasok happy water kepada para pelaku.
"Meskipun narkoba terus bertransformasi, tapi kami yakinkan kami akan selangkah lebih maju, untuk terus mengungkap," ucap Rafli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....