Makna di Balik 21 Mei: Dari Reformasi Indonesia hingga Hari Teh Sedunia
- 21 Mei 2026 16:03 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Tanggal 21 Mei setiap tahunnya menjadi salah satu momentum yang memiliki arti penting bagi Indonesia maupun dunia. Pada hari ini, beragam peringatan diperingati secara nasional dan internasional, mulai dari Hari Reformasi Nasional, Hari Keanekaragaman Budaya Dunia, hingga Hari Teh Sedunia.
Di Indonesia, 21 Mei dikenal sebagai Hari Reformasi Nasional. Tanggal ini menandai berakhirnya era Orde Baru setelah Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, menyatakan pengunduran diri pada 21 Mei 1998. Keputusan tersebut mengakhiri masa pemerintahan selama 32 tahun di tengah krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1997–1998.
Krisis yang menyebabkan melemahnya nilai tukar rupiah, melonjaknya harga kebutuhan pokok, serta ketidakstabilan sosial dan politik mendorong gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah. Mahasiswa dan masyarakat menuntut perubahan terhadap praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dianggap mengakar dalam sistem pemerintahan.
Tekanan publik yang terus meningkat akhirnya membuat Soeharto meletakkan jabatan. Sesuai amanat Pasal 8 UUD 1945, posisi presiden kemudian diteruskan oleh Wakil Presiden B. J. Habibie. Peristiwa ini menjadi pintu gerbang menuju era reformasi yang membuka jalan bagi demokrasi yang lebih terbuka dan partisipatif.
Tidak hanya di Indonesia,melansir dari UNESCO 21 Mei juga diperingati secara global sebagai World Day of Cultural Diversity for Dialogue and Development. Peringatan yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2002 ini bertujuan menegaskan pentingnya keberagaman budaya sebagai kekuatan dalam membangun toleransi, dialog, serta perdamaian antarbangsa.
Momentum ini juga mengingatkan masyarakat dunia bahwa kebinekaan merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tanggal 21 Mei turut menjadi peringatan International Tea Day. Hari ini dikhususkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global akan peran penting teh dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi berbagai negara.
Industri teh diketahui berkontribusi besar terhadap kesejahteraan jutaan petani di seluruh dunia. Di banyak negara, termasuk Indonesia, teh bukan hanya produk pertanian, tetapi juga bagian dari tradisi dan budaya yang mengakar kuat.
Rangkaian peringatan pada 21 Mei menjadi pengingat bahwa perubahan, keberagaman, dan penghargaan terhadap sumber daya alam serta budaya merupakan elemen penting dalam perjalanan masyarakat global.
Bagi Indonesia, Hari Reformasi Nasional tetap menjadi ruang refleksi bersama untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, memperkuat kebebasan berpendapat, dan memastikan pemerintahan yang lebih transparan serta berpihak pada rakyat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....