Langkah Strategis Pemprov Sumut Tangani Inflasi Harga Pangan

  • 06 Okt 2026 14:54 WIB
  •  Medan
Poin Utama
  • Ekonomi

RRI.CO.ID, – Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan berbagai upaya strategis dalam menjaga stabilisasi harga pangan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Evan Botung Daulay, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Evan menjabarkan, intervensi yang dilakukan diantaranya subsidi ongkos angkut serta menjaga distribusi daging ayam untuk pemenuhan pasar bagi masyarakat umum. Ia menjelaskan, subsidi ongkos angkut ini dilakukan karena ada potensi kenaikan BBM ke depanya.

“Bila nanti seandainya ada kelangkaan bahan bakar minyak, maka akan ada subsidi ongkos angkut untuk menjaga agar ongkos transportasi tidak terlalu tinggi," ujar Evan.

Selain itu, Evan juga mengungkapkan kenaikan harga daging ayam dipengaruhi oleh tingginya permintaan pengelola SPPG. Guna mengatasi hal itu, Evan menjelaskan pihaknya akan melakukan intervensi yang dilakukan bersama dengan distributor.

“Kami sudah berkomunikasi dengan distributor atau perusahaan seperti Japfa. Bagaimana mereka menjaga distribusi tidak hanya untuk pemenuhan dari SPPG, tetapi juga untuk pemenuhan masyarakat umum," kata Evan.

Kepala Komisi Pengawas Persaingan usaha (KPPU) Kanwil I, Ridho Pamungkas mengatakan pemerintah bersama dengan KPPU harus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Kalau masyarakat menemukan harga sangat tinggi, mungkin akan dicari tau penyebab nya ada dimana. Ada kartel misalnya itu ranah KPPU, tapi kalau faktor area lahan, itu ranah nya pemerintahan," ucap Ridho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....