IHSG Melemah Terbatas, Rupiah Menguat di tengah Minim Sentimen Pasar

  • 29 Agt 2026 12:24 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan hari ini. IHSG terkoreksi 0,06 persen ke level 6.518,121, seiring pelemahan mayoritas bursa saham di kawasan Asia.

Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG bergerak dalam rentang 6.495 hingga 6.566. Sejumlah emiten besar turut memberikan tekanan terhadap indeks, di antaranya BUMI, TLKM, ANTM, TINS, dan ISAT.

“IHSG terseret arus pelemahan mayoritas bursa saham di Asia. Meski demikian, seperti kebanyakan bursa saham di Asia, pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini juga relatif terbatas,” ujar Gunawan, Jumat, 28 Agustus 2026.

Berbeda dengan IHSG, nilai tukar Rupiah justru ditutup menguat ke level Rp17.685 per dolar AS. Selama sesi perdagangan, Rupiah bergerak dalam rentang Rp17.670 hingga Rp17.710 per dolar AS.

Gunawan menilai minimnya sentimen pasar serta belum kuatnya dukungan terhadap dolar AS dari sejumlah data ekonomi menjadi momentum bagi Rupiah untuk menguat.

“Kinerja Rupiah yang stabil dan cenderung menguat belakangan ini lebih banyak ditopang oleh sentimen domestik, seiring dengan meredanya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah,” katanya.

Selain itu, Rupiah juga dinilai minim mendapatkan tekanan dari sentimen eksternal. Arah kebijakan moneter Bank Sentral AS masih belum dapat dipastikan, sementara sejumlah data ekonomi AS yang baru dirilis belum memberikan dampak besar terhadap pergerakan sektor keuangan.

Di sisi lain, harga emas dunia sempat memanfaatkan kondisi tersebut untuk menguat setelah beberapa hari terakhir bergerak konsolidatif di kisaran 4.600 dolar AS per ons troy.

Namun, pada sesi perdagangan sore, harga emas kembali melemah ke level 4.599 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,62 juta per gram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....