OJK dan Pemprov Sumsel Perkuat Literasi Keuangan Digital

  • 10 Jul 2026 22:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital bagi generasi muda. Upaya itu disampaikan dalam kegiatan Sultan Muda Fair 2026 di Palembang, Senin, 6 Juli 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso mengatakan transformasi digital membuka peluang memperluas akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kecerdasan finansial masyarakat.

"Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi, kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha," ujar Adi.

Adi menjelaskan OJK terus mendorong pengembangan inovasi keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengedepankan pelindungan konsumen. OJK juga berperan sebagai regulator, pengawas, penggerak kolaborasi, dan mitra strategis dalam membangun generasi muda yang cakap digital.

Hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi mendekati Rp122 triliun. Industri aset kripto juga telah memberikan kontribusi penerimaan negara sebesar Rp2,06 triliun sejak Mei 2022 hingga Mei 2026.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyatakan dukungan terhadap program Sultan Muda sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi digital daerah. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

"Kita punya 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, dan program 100 ribu Sultan Muda ini bukan omong doang, tapi peluang nyata," ucap Herman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....