OJK Perkuat Keuangan Berkelanjutan di Forum Iklim Global
- 30 Jun 2026 21:19 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mendukung keuangan berkelanjutan dan program nilai ekonomi karbon. Komitmen tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan komitmen itu dalam rangkaian London Climate Action Week 2026 yang berlangsung pada 22 hingga 25 Juni 2026 di London, Inggris. Keikutsertaan OJK bertujuan memperkuat pengelolaan risiko keuangan akibat perubahan iklim serta pengembangan ekosistem pasar karbon Indonesia.
"OJK akan terus memastikan bahwa agenda keuangan berkelanjutan dan pembiayaan transisi tidak berhenti sebagai kerangka kebijakan. Agenda tersebut harus benar-benar menjadi mekanisme pasar yang kredibel untuk menciptakan sistem keuangan yang stabil, berintegritas, dan mampu membiayai masa depan ekonomi Indonesia yang lebih hijau, tangguh, dan inklusif," kata Friderica, Selasa 30 Juni 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, OJK mengikuti sejumlah forum internasional bersama regulator, pemerintah, investor, akademisi, dan pelaku industri jasa keuangan dunia. OJK menegaskan keberhasilan transisi menuju ekonomi rendah karbon memerlukan ekosistem pembiayaan yang kredibel, transparan, dan mampu menjaga kepercayaan investor.
Friderica mengatakan tantangan utama Indonesia bukan hanya menyediakan modal bagi pembiayaan transisi. Menurutnya, pembiayaan juga harus mengalir kepada proyek yang kredibel, layak didanai, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
"Keuangan berkelanjutan tidak lagi menjadi inisiatif sukarela, tetapi telah menjadi bagian dari kerangka hukum, regulasi prudensial, tata kelola risiko, dan kewajiban pelaporan. Langkah tersebut mendorong perubahan cara lembaga jasa keuangan mengelola risiko, mengalokasikan pembiayaan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Friderica.
OJK menilai pembiayaan transisi menjadi agenda strategis bagi Indonesia untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat industrialisasi, dan memenuhi target net zero emissions pada 2060 atau lebih cepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....