OJK Dorong BPD Perkuat Kredit UMKM Daerah
- 29 Mei 2026 13:34 WIB
- Medan
Poin Utama
- OJK menyebut porsi kredit UMKM BPD berada pada kisaran 16 hingga 18 persen dari total kredit.
- BPD didorong menjadi motor penggerak investasi daerah melalui pengembangan ekonomi hijau dan digitalisasi pedesaan.
RRI.CO.ID, Medan - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae menyatakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) terus mendukung penyaluran kredit kepada UMKM. Dukungan tersebut sejalan dengan Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan bagi UMKM.
Menurut Dian, dukungan BPD terhadap UMKM menjadi bagian dari Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 yang telah dijalankan OJK. Salah satu fokus utama roadmap tersebut ialah meningkatkan peran BPD terhadap sektor produktif termasuk pelaku UMKM daerah.
Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan kredit UMKM di BPD menunjukkan tren sejalan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Porsi kredit UMKM tercatat berada pada kisaran 16 hingga 18 persen dari total penyaluran kredit BPD.
Kualitas kredit UMKM di BPD juga dinilai relatif stabil dan tetap terjaga hingga saat ini. Kondisi tersebut mencerminkan ekspansi kredit tetap diimbangi pengelolaan kualitas aset yang baik dan prudent.
“OJK mengharapkan BPD mampu mengambil peran strategis dalam menstimulasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru,” kata Dian, Kamis, 21 Mei 2026.
OJK menilai BPD memiliki kedekatan geografis dan kultural yang kuat dalam mengidentifikasi potensi ekonomi di setiap daerah. Kondisi tersebut dinilai penting agar daerah tidak hanya bergantung pada sektor komoditas tradisional semata.
Selain itu, OJK juga mendorong BPD menjadi motor penggerak investasi pada sektor ekonomi masa depan yang berkelanjutan. Beberapa sektor tersebut meliputi ekonomi hijau, hilirisasi produk unggulan daerah dan digitalisasi ekosistem pedesaan.
OJK menegaskan akan terus mengawal implementasi Roadmap Penguatan BPD melalui berbagai langkah strategis bersama para pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat transformasi dan daya saing BPD di seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....