Rupiah Kembali Melemah, IHSG Ditutup Menguat meski Sempat Tertekan
- 26 Mei 2026 10:13 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan meski sempat ditransaksikan di zona merah pada sesi perdagangan pertama, IHSG pada perdagangan awal pekan ditutup menguat 0.72 persen di level 6.206,349. IHSG ditransaksikan dalam rentang 6.124 hingga 6.239.
"Sejumlah emiten yang mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Di antaranya adalah BBCA, BMRI, BBRI, ASII, UNTR hingga BRIS," kata Gunawan, Senin 25 Mei 2026.
Sementara itu, kinerja mata uang rupiah justru ditutup melemah ke level 17.730 per US Dolar, setelah sempat ditransaksikan di level terburuknya 17.750 selama sesi perdagangan. Rupiah masih belum tertolong, meskipun terpilihnya Gubernur Bank Sentral AS yang baru membuka peluang, dimana kebijakan suku bunga acuan The Fed kedepan lebih bernada dovish.
"Pelemahan harga minyak mentah dunia pada hari ini juga tidak banyak menolong kinerja mata uang rupiah. Melemahnya kinerja USD Index selama sesi perdagangan berlangsung juga tidak mampu banyak menolong kinerja rupiah," ujar Gunawan.
USD Index mengalami tekanan di kisaran level 98.99 selama sesi perdagangan di Asia. Pelemahan kinerja USD Index belum mampu dimanfaatkan rupiah untuk menekan US Dolar.
Terpisah, harga emas dunia ditransaksikan relatif stabil di kisaran level $4.560 per ons troy, atau sekitar 2.6 juta per gram. Harga emas relative tidak banyak berubah ditengah sikap wait and see pelaku pasar jelang kesepakatan Iran dengan AS.
"Spekulasi yang berkembang saat ini masih menunjukan dua perbedaan yang besar, apakah AS dan Iran nantinya akan berdamai atau justru sebaliknya," ucap Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....