IHSG Sempat Terpuruk, Rupiah Kembali Melemah di Level 17.700 per USD
- 23 Mei 2026 12:49 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin menyebut bursa saham di Asia menguat seiring dengan upaya damai yang masih berjalan dari kedua belah pihak yang berperang (Iran – AS). IHSG dibuka melemah di level 6.065, bahkan sempat menembus level psikologis 6.000 di sesi perdagangan pertama ini.
"Ada banyak sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri yang memicu ancaman pada bursa saham di tanah air," ucap Gunawan, Jumat, 22 Mei 2026.
Multiple threats tersebut membuat pelaku pasar pada umumnya cenderung mencari posisi aman, dengan tidak banyak mengambil posisi long (simpan barang). Langkah tersebut pada dasarnya wajar terjadi disaat muncul potensi krisis.
"Tekanan yang terjadi dipasar saham saat ini lebih banyak digerakkan oleh sentimen eksternal, dimana perang di timur tengah yang menjadi pemicu masalah utama," ujar Gunawan.
Dinamika yang terbentuk di pasar akan mudah berubah dan dapat membuat pelaku pasar harus mengupdate situasi terkini agar tidak terlambat dalam membuat keputusan. Gunawan mengatakan, IHSG berpeluang kembali menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan hari ini.
"Seiring dengan pelemahan IHSG, kinerja mata uang Rupiah juga melemah ke level 17.700 pada sesi perdagangan pagi," kata Gunawan.
Gunawan menyebut tekanan yang terjadi pada bursa saham pada dasarnya dapat memicu pelemahan rupiah. Aksi jual di pasar modal, bisa mendorong pembelian valas di pasar mata uang.
"Tekanan pada IHSG sangat potensial mendorong pelemahan pada mata uang Rupiah. Terpisah harga emas dunia masih relatif stabil dikisaran level $4.525 per ons troy, atau sekitar 2,58 juta per gram," kata Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....