OJK Nilai Rebalancing MSCI Dampak Jangka Pendek

  • 16 Mei 2026 16:05 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyebut hasil rebalancing MSCI yang dirilis pada 12 Mei lalu telah diantisipasi sebelumnya.

Menurut Hasan, keluarnya sejumlah emiten Indonesia dari indeks MSCI merupakan konsekuensi reformasi integritas pasar modal nasional. Reformasi tersebut telah dilakukan OJK bersama Self-Regulatory Organizations dalam beberapa waktu terakhir.

“Secara struktural ini tentu akan memiliki implikasi jangka pendek berupa penurunan dan reaksi penyesuaian harga saham,” kata Hasan di Jakarta, Rabu 13 Mei 2026. Menurutnya, kondisi short-term pain tersebut telah diperhitungkan sejak awal proses reformasi berjalan.

Hasan menilai pengumuman rebalancing MSCI menjadi momentum pembentukan basis baru pasar modal Indonesia ke depan. Langkah tersebut diharapkan menghadirkan kualitas saham tercatat yang semakin baik bagi investor pasar modal nasional.

“Kita harapkan akan membentuk baseline baru untuk menghadirkan kualitas saham-saham tercatat di Bursa,” ujar Hasan. Ia menambahkan saham-saham tersebut diharapkan semakin menjadi pilihan investasi para investor.

Hasan juga optimistis pasar modal Indonesia tetap prospektif dan menarik di tengah dinamika pasar global saat ini. Kondisi tersebut ditopang fundamental ekonomi domestik, pertumbuhan investor dan kinerja emiten yang tetap positif.

Menurut Hasan, pasar modal Indonesia juga tetap kompetitif dengan Price-to-Earnings Ratio IHSG berada pada level 16 kali. Selain itu, pendapatan dan laba emiten pada triwulan pertama 2026 juga masih mencatat pertumbuhan positif.

OJK terus berkoordinasi dengan Self-Regulatory Organizations dalam mencermati perkembangan pasar dan merumuskan respons kebijakan yang diperlukan. Salah satu kebijakan yang diperpanjang yakni buyback saham tanpa melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham.

Ke depan, OJK bersama pemangku kepentingan akan memperkuat implementasi reformasi integritas pasar modal Indonesia secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kredibilitas dan daya tarik investasi pasar modal Indonesia di tingkat global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....