OJK Pantau Dampak Rebalancing Indeks MSCI

  • 16 Mei 2026 16:05 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman Index Review Rebalancing yang dirilis MSCI Inc pada 12 Mei 2026. OJK juga terus memantau pergerakan pasar modal domestik pascapengumuman tersebut.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan perubahan komposisi indeks MSCI merupakan mekanisme review berkala. Penyesuaian tersebut didasarkan pada kapitalisasi pasar, free float, likuiditas dan dinamika harga saham.

“Rebalancing ini tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga hampir seluruh pasar Asia-Pasifik pada review kali ini,” kata Friderica di Jakarta, Rabu 13 Mei 2026. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan penyesuaian alokasi portofolio global dan dinamika pasar di berbagai negara.

Friderica menjelaskan Jepang mengalami 14 emiten keluar dalam MSCI Global Standard Index pada periode review terbaru. Selain itu, Taiwan mengalami tujuh emiten keluar dan Malaysia mencatat enam emiten keluar dari indeks tersebut.

Korea Selatan juga mengalami tiga emiten keluar dalam rebalancing MSCI Global Standard Index terbaru. Sementara itu, Tiongkok mencatat penambahan 22 emiten dan sekaligus mengalami 24 emiten keluar.

“Kami memandang ini sebagai momentum untuk terus memperkuat integritas dan pendalaman pasar modal Indonesia,” ujar Friderica. OJK bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat market integrity dan governance emiten.

Menurut Friderica, fundamental sektor jasa keuangan Indonesia hingga kini tetap resilien dan stabil menghadapi dinamika pasar global. Karena itu, volatilitas jangka pendek tidak mengubah komitmen OJK membangun pasar modal yang sehat dan transparan.

Ke depan, OJK juga memperkuat koordinasi dengan Self-Regulatory Organizations dan seluruh pemangku kepentingan pasar modal nasional. Langkah tersebut dilakukan agar pasar modal Indonesia semakin atraktif, likuid dan investable dalam jangka panjang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....