OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital Generasi Muda
- 11 Mei 2026 19:08 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi keuangan digital masyarakat, khususnya generasi muda, terkait investasi aset digital dan kripto. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat semakin memahami risiko investasi secara kritis, bijak dan bertanggung jawab.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyampaikan hal itu dalam kuliah umum Digital Financial Literacy (DFL) di Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, Senin 11 Mei 2026.
“Kami ingin menjadikan literasi keuangan digital sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah transformasi digital,” kata Adi. Ia menilai peningkatan literasi penting dilakukan seiring berkembangnya risiko keuangan pada era digital saat ini.
Adi menjelaskan perkembangan teknologi keuangan digital, termasuk blockchain dan kriptografi, melahirkan inovasi berupa tokenisasi aset digital. Inovasi tersebut membuka peluang investasi dengan nilai lebih terjangkau bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Menurut Adi, tokenisasi aset memungkinkan generasi muda dan pelaku UMKM berpartisipasi dalam investasi formal secara lebih mudah. Kehadiran teknologi tersebut dinilai mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital nasional.
Adi mengatakan kegiatan Digital Financial Literacy menjadi langkah strategis memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sektor keuangan digital dan aset kripto. Menurutnya, keberhasilan pengembangan sektor tersebut tidak hanya ditentukan teknologi dan regulasi, tetapi juga kualitas pemahaman masyarakat.
Lebih lanjut, Adi menyebut OJK bersama perguruan tinggi dapat menjadi orkestrator kolaborasi pentahelix dalam pengembangan ekosistem digital. Kolaborasi tersebut melibatkan regulator, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha dan komunitas secara berkelanjutan.
Ia berharap kolaborasi antara OJK dan perguruan tinggi terus diperkuat dalam membangun generasi muda yang bijak secara digital.
“Generasi muda diharapkan tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga aman dan bertanggung jawab mengelola keuangan digital,” ujar Adi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....