OJK: Pasar Saham April 2026 Dinamis di tengah Ketidakpastian
- 06 Mei 2026 20:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pasar saham domestik April 2026 bergerak dinamis di tengah ketidakpastian global. Volatilitas pasar keuangan global turut memengaruhi pergerakan indeks domestik sepanjang periode tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) di Jakarta secara virtual, Selasa 5 Mei 2026.
Hasan menyebut IHSG ditutup pada level 6.956,80 dan terkoreksi 1,30 persen mtm serta 19,55 persen ytd. Sementara RNTH Rp18,51 triliun dan investor asing mencatat net sell Rp17,02 triliun pada periode laporan.
“Likuiditas pasar terjaga dengan bid-ask spread rata-rata 1,33 kali, lebih rendah dibanding Maret 2026 sebesar 1,55 kali,” kata Hasan.
Pasar obligasi mencatat ICBI 436,38 menguat 0,74 persen mtm namun turun 1,01 persen ytd. Yield SBN turun rata-rata 3,90 bps mtm, sementara asing membukukan net buy Rp8,80 triliun.
Industri pengelolaan investasi mencatat AUM Rp1.072,64 triliun dan NAB reksa dana Rp711,89 triliun meningkat positif. Jumlah investor pasar modal naik 1,74 juta menjadi 26,49 juta secara ytd.
Penghimpunan dana korporasi mencapai Rp56,35 triliun hingga April 2026 melalui berbagai instrumen pasar modal. Pipeline penawaran umum tercatat 71 rencana senilai Rp49,84 triliun, SCF himpun Rp36,18 miliar.
Lebih lanjut Hasan mengatakan OJK menjatuhkan sanksi administratif tahun 2026 berupa denda Rp85,04 miliar kepada 97 pihak di PMDK. Sementara derivatif mencatat 33.884 lot April 2026 dan karbon 1,98 juta tCO2e akumulatif transaksi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....