Harga Sejumlah Bahan Pokok Berfluktuasi di Medan, Harga Ayam Potong Anjlok
- 28 Apr 2026 21:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan harga daging ayam alami penurunan yang cukup tajam di kota Medan. Harga daging ayam ditransaksikan turun sekitar 15% dari posisi setelah idul fitri kemarin.
"Berdasarkan pemantauan melalui PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis) dalam sepekan terakhir harga daging ayam di kota medan, harga daging ayam di pasar brayan turun 13.75% dari 40 ribu per kg menjadi 34.500 per kilogram," ucap Gunawan pada Selasa, 28 April 2026.
Menurut Gunawan, pemicunya adalah kenaikan supply atau persediaan yang membuat harga daging ayam alami penurunan. Dan penurunan harga daging ayam tersebut justru didominasi oleh peningkatan jumlah ayam potong dalam ukuran kecil.
"Berdasarkan hasil perrhitungan saya, kenaikan pasokan daging ayam dalam dua pekan belakangan ini naik dari 30% sepekan sebelumnya, dan alami kenaikan sebanyak 4% pada pekan ini," kata Gunawan.
Sementara itu, harga minyak greng curah mulai alami penurunan. Setelah sebelumnya harga bahan baku utama minyak goreng seperti CPO turun dari kjisaran 4.800 ringgit per ton, emnjadi sekitar 4.534 ringgit per ton.
"Berdasarkan hasil pemantauan melalui PIHPS, di pasar sukaramai terjadi penurunan harga minyak goreng curah sebanyak 500 Rupiah per Kg. Penurunan harga minyak goreng belakangan ini sempat tertahan oleh kenaikan harga plastik," ujar Gunawan.
Sejauh ini harga CPO masih bertahan di atas 4 ribuan ringgit per ton. Harga CPO masih diuntungkan dengan keniakn harga komoditas minyak mentah dunia yang alami kenaikan hingga ke level $109 per barel saat ini.
Disisi lain pemerintah harus memantau serius perkembangan harga beras, yang belakangan juga mulai menunjukan adanya kenaikan meskipun masih sangat tipis. Mengingat ada banyak kemungkinan dimana harga beras bisa melanjutkan tren kenaikannya.
"Kemungkinan tersebut didorong oleh harga gabah kering giling yang sudah diatas 8 ribu per Kg. Ditambah dengan el nino serta musim panen padi yang sudah terlewati di wilayah Sumut," kata Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....