Rupiah Melemah dan Harga Plastik Picu Kenaikan Pakan, Pemerintah Diminta Waspada
- 15 Apr 2026 22:01 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang disertai kenaikan harga plastik, mulai mendorong kenaikan harga pakan ternak di tingkat pedagang. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga pakan ternak mengalami kenaikan sekitar Rp200 hingga Rp500 per kilogram.
Kenaikan ini terjadi seiring pelemahan rupiah yang berada di kisaran 17.130 per dolar AS, serta meningkatnya harga bahan penunjang seperti plastik.
“Kenaikan harga pakan ini tidak terlepas dari pelemahan rupiah yang mendorong biaya impor. Terutama untuk bahan baku seperti bungkil kedelai, ditambah dengan kenaikan harga plastik sebagai komponen pendukung,” ujar Gunawan, Rabu 15 April 2026.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan harga pokok produksi berbagai komoditas pangan sumber protein. Seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi, hingga daging bebek dan telur puyuh.
Meski demikian, kenaikan harga di tingkat konsumen belum sepenuhnya terjadi. Sebagai contoh, harga daging sapi saat ini masih berada di kisaran Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, meskipun harga sapi bakalan sudah mengalami kenaikan sekitar 9 persen.
“Pedagang saat ini cenderung menahan kenaikan harga karena khawatir daya beli masyarakat turun. Mereka memilih menanggung tekanan biaya sambil menunggu kondisi pasar yang lebih stabil,” ucapnya.
Gunawan menambahkan, pemerintah perlu mengantisipasi sejak dini potensi kenaikan harga pangan, terutama komoditas protein. Hal ini mengingat situasi global yang masih dinamis, termasuk dampak konflik geopolitik yang dapat mempengaruhi nilai tukar dan harga bahan baku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....