Angin Segar Negosiasi Iran–AS, Harga Emas Tembus 4.800 Dolar AS per Ons Troy

  • 15 Apr 2026 11:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan pasar keuangan kembali mendapatkan sentimen positif dari peluang negosiasi lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat.

“Harapan adanya pembicaraan damai antara kedua negara menjadi katalis positif bagi pasar, khususnya mendorong penguatan harga emas,” ujar Gunawan, Rabu, 15 April 2026.

Seiring dengan itu, harga minyak mentah dunia mengalami penurunan dan diperdagangkan di kisaran 92 hingga 95 dolar AS per barel. Kondisi ini turut menopang kenaikan harga emas yang pada sesi perdagangan pagi tercatat menguat ke level 4.836 dolar AS per ons troy, atau sekitar Rp2,67 juta per gram.

Menurut Gunawan, kenaikan harga emas mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih berhati-hati, sembari menunggu kepastian dari hasil negosiasi kedua negara.

“Pelaku pasar saat ini cenderung menahan posisi dan menunggu hasil pembicaraan sebagai acuan dalam menentukan arah investasi ke depan,” ucapnya.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah pada perdagangan pagi terpantau relatif stabil dengan kecenderungan melemah. Rupiah diperdagangkan di kisaran Rp17.120 per dolar AS.

Ia menilai, tekanan terhadap Rupiah masih cukup besar akibat kekhawatiran pasar terhadap dampak konflik berkepanjangan, meskipun sejumlah indikator global menunjukkan potensi pelemahan dolar AS, termasuk dari sisi indeks dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di level 7.750, mengikuti tren positif mayoritas bursa saham Asia.

“IHSG saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama pergerakan bursa saham Asia, mengingat minimnya rilis data ekonomi pada hari ini,” kata Gunawan.

Meski demikian, Gunawan mengingatkan pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap potensi pembalikan arah. Ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai masih menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakan pasar dalam waktu dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....