Gencatan Senjata AS–Iran Redakan Pasar, Emas dan Rupiah Menguat Tajam

  • 08 Apr 2026 11:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan pasar keuangan global kembali menunjukkan sentimen positif setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran selama dua pekan.

“Kesepakatan gencatan senjata ini meskipun bersifat sementara, namun cukup efektif meredakan tekanan di pasar keuangan, khususnya dalam jangka pendek,” ujar Gunawan, Rabu, 8 April 2026.

Gunawan menyebut kesepakatan yang dimediasi oleh Pakistan tersebut mendorong mayoritas bursa saham Asia bergerak di zona hijau. IHSG pun dibuka menguat signifikan di level 7.160, seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar.

Selain itu, Rupiah juga mencatat penguatan ke kisaran Rp16.980 per dolar AS setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp17.100. Sementara harga emas dunia melonjak ke level 4.702 dolar AS per ons troy atau setara sekitar Rp2,58 juta per gram.

“Pelaku pasar saat ini masih akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik, terutama menjelang berakhirnya masa gencatan senjata dalam dua pekan ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Gunawan mengatakan pembukaan kembali jalur distribusi energi global melalui Selat Hormuz turut mendorong penurunan harga minyak mentah dunia.

"Harga minyak jenis Brent kini berada di kisaran 94 dolar AS per barel, sementara WTI diperdagangkan di level 96 dolar AS per barel," ucapnya

Menurut Gunawan, penurunan harga minyak ini berpotensi menekan inflasi global dan membuka peluang kebijakan moneter yang lebih longgar, meski ketidakpastian pasar masih akan tetap membayangi dalam waktu dekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....