Harga Minyak Goreng Naik, Dipicu Lonjakan CPO Global
- 07 Apr 2026 18:51 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan harga minyak goreng curah belakangan ini mengalami kenaikan. Hal ini seiring dengan lonjakan harga crude palm oil (CPO) di pasar global.
“Kenaikan harga CPO belakangan ini lebih dipicu oleh perang yang telah mendongkrak harga sejumlah komoditas. Seperti CPO, minyak dunia baik Brent maupun WTI, hingga produk mineral lainnya,” ujar Gunawan, Selasa 7 April 2026.
Gunawan menyebut kenaikan harga CPO saat ini menjadi kabar positif bagi petani sawit. Pasalnya, harga tandan buah segar (TBS) di Sumatera Utara dilaporkan turut melonjak hingga mencapai Rp3.000 per kilogram.
Saat ini, harga CPO ditransaksikan di kisaran 4.811 ringgit per ton. harga ini naik sekitar 20 persen dibandingkan posisi 25 Februari yang berada di kisaran 4.000 ringgit per ton.
Menurut Gunawan, lonjakan harga CPO tersebut telah mendorong kenaikan harga minyak goreng curah di dalam negeri. Jika pada akhir tahun 2025 harga minyak goreng curah masih berada di kisaran Rp18.000 per kilogram, kini mengalami peningkatan.
"Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata harga minyak goreng curah di Kota Medan saat ini telah mencapai Rp20.750 per kilogram," katanya.
Di sisi lain, pemerintah sebenarnya tengah menggelontorkan bantuan sosial dalam bentuk minyak goreng untuk menekan permintaan. Namun, Gunawan menilai kebijakan tersebut belum mampu menahan kenaikan harga.
Hal ini disebabkan karena kenaikan harga minyak goreng lebih dipicu oleh meningkatnya biaya produksi, sehingga tetap mendorong harga di tingkat konsumen.
Gunawan menilai, secara fundamental kenaikan harga minyak goreng ke depan akan sulit dihindari. Terutama jika tren kenaikan harga minyak mentah dunia terus berlanjut.
Meski demikian, Gunawan menambahkan, laju kenaikan harga masih dapat dikendalikan apabila pemerintah kembali mengambil langkah intervensi kepada produsen, sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya.
Pengalaman menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peran dalam membentuk harga minyak goreng melalui kebijakan terhadap produsen, meskipun langkah tersebut tidak selalu menjadi kabar positif bagi pelaku industri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....