Harga Minyak Cetak Rekor Tertinggi sejak Perang Iran – AS, Harga Emas Justru Naik
- 30 Mar 2026 19:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Kinerja bursa saham di Asia berbalik arah dengan ditutup melemah di setelah sempat menguat di level 7.104. Membaiknya kinerja bursa saham di Asia berhasil membuat IHSG mengurangi kerugiannya, setelah sempat terpuruk hingga ke level 6.945. IHSG akhirnya mampu ditutup melemah tipis 0.08% di level 7.091,67 pada awal pekan ini.
Pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin mengatakan, sejumlah emiten besar yang tetap berada di zona merah saat penutupan diantaranya adalah BBCA, BBRI, BBNI, BMRI hingga TLKM. Sementara itu mata uang Rupiah ditutup melemah ke level 16.985 per US Dolar, disaat kinerja USD Index menguat ke level 100.2.
"Rupiah tetap berada di zona merah, dan bahkan sempat melemah hingga ke level 16.993 per US Dolar pada hari ini. Dengan level Rupiah tersebut, bisa saja Rupiah ditransaksikan di kisaran 17 ribu per US Dolar pada harga offer," ujar Gunawan, Senin, 30 Maret 2026.
Disisi lain harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level $4.530 per ons troy, atau sekitar 2.48 juta per gramnya. Harga emas dunia naik justru disaat harga minyak mentah dunia bertahan dikisaran level $115 per barel pada sesi perdagangan sore ini, tidak seperti biasanya dimana harga emas relatif alami tekanan saat harga minyak mentah dunia alami kenaikan.
"Pada hari ini harga emas bergerak anomali dengan kecenderungan menguat disaat harga minyak justru mencetak rekor tertinggi setelah perang Iran – AS dengan Israel. Secara fundamental emas memang banyak ditopang oleh sentimen positif, namun terkadang kerap alami tekanan saat pasar mengkuatirkan dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi," ucap Gunawan.
Anomali yang terjadi pada harga emas di awal pekan ini membuktikan bahwa kenaikan harga minyak mentah dunia tidak selamanya akan menekan harga emas. Akumulasi emas oleh Bank Sentral bisa saja menjadi sentimen yang sangat mungkin menjadi pendorong kenaikan harga emas sejauh ini
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....