OJK: Kinerja Perbankan Tetap Solid dan Positif

  • 29 Mar 2026 21:56 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kinerja industri perbankan nasional masih solid dan tumbuh positif. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut revisi outlook bank besar bukan karena faktor fundamental. Penyesuaian tersebut dipicu perubahan outlook sovereign Indonesia dan dinamika global.

“Pada dasarnya kondisi industri perbankan nasional berada dalam kondisi yang positif, dengan pertumbuhan kredit Januari 2026 sebesar 9,96 persen,” kata Dian. Ia menambahkan pertumbuhan DPK tercatat 13,48 persen secara tahunan.

Dian menjelaskan kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL sebesar 2,14 persen. Permodalan kuat dengan rasio 25,87 persen dan likuiditas berada di atas ambang batas.

Pertumbuhan kredit bank KBMI 4 dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) masing-masing mencapai 13,34 persen dan 13,43 persen. Sementara pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 16,32 persen dan 16,38 persen.

Rasio permodalan juga kuat dengan CAR Himbara 20,32 persen dan Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 sebesar 22,33 persen. Kondisi ini memberi ruang ekspansi sekaligus bantalan menghadapi potensi risiko ke depan.

“OJK bersama pemangku kepentingan akan terus menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan,” kata Dian. OJK memastikan pengawasan berkelanjutan untuk menjaga kepercayaan terhadap perbankan nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....