Langkah MSCI Tekan IHSG, Harga Emas Dekati US$5.300

  • 28 Jan 2026 18:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatra Utara Gunawan Benjamin, mengatakan IHSG ditutup anjlok 7,35 persen ke level 8.320,556 pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026. Bahkan sempat mengalami trading halt setelah turun hingga 8 persen ke level 8.261.

Menurut Gunawan, pada perdagangan hari ini sebanyak 753 saham ditutup melemah, sementara hanya 37 saham yang menguat dan 16 saham ditutup stagnan dibandingkan sehari sebelumnya. Tekanan terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, ANTM, TLKM, hingga ASII, serta sejumlah saham yang terkoreksi dua digit, di antaranya ENRG, TMPO, EXCL, EMTK, hingga PTRO.

Gunawan menilai pelemahan tajam IHSG dipicu respons pasar terhadap pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), terkait evaluasi free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes.

“MSCI menilai adanya keraguan investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Kondisi ini memicu aksi jual karena MSCI menjadi acuan utama investor global dalam memilih saham,” ujar Gunawan.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini justru ditutup menguat di level Rp16.700 per dolar AS seiring melemahnya USD Index. Kondisi tersebut juga mendorong minat investor terhadap aset aman.

“Tren kenaikan harga emas masih berlanjut dan saat ini emas semakin mendekati level psikologis US$5.300 per ons troy,” ucapnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....