Tensi Global Naik, Harga Emas Tembus US$5.000
- 27 Jan 2026 09:40 WIB
- Medan
RRI.CO.ID,Medan-Pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, mengatakan harga emas dunia pada perdagangan pagi ini, Selasa 27 Januari 2026, masih bertahan di atas level US$5.000 per ons troy. Emas bahkan sempat menyentuh level US$5.100 per ons troy sebelum mengalami aksi ambil untung.
“Harga emas saat ini ditransaksikan di kisaran US$5.066 per ons troy atau setara sekitar Rp2,74 juta per gram, dan masih ditopang sentimen geopolitik global,” ujar Gunawan.
Gunawan menjelaskan, sentimen geopolitik memiliki pengaruh yang lebih sulit ditafsirkan terhadap pembentukan harga emas dibandingkan kebijakan moneter bank sentral. Memburuknya tensi geopolitik kerap memicu kepanikan di kalangan investor.
“Kepanikan tersebut biasanya dituangkan dalam bentuk aksi beli ke aset yang dinilai lebih aman dari gejolak pasar, sehingga menopang harga emas,” kata Gunawan.
Sementara, Gunawan menyebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka melemah di level 8.974 dan bergerak terkonsolidasi turun menuju level psikologis 8.900. Pergerakan IHSG dinilai anomali dibandingkan mayoritas bursa saham Asia yang justru membaik.
Menurutnya, pelemahan IHSG terjadi seiring tekanan pada nilai tukar rupiah yang kembali melemah. Rupiah pada perdagangan pagi ini ditransaksikan di kisaran Rp16.795 per dolar AS.
“Rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp16.770 hingga Rp16.830 per dolar AS, dan pelemahan ini berpotensi membebani pergerakan IHSG di kisaran 8.850 hingga 8.980,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....