Jauhi Sifat Uququl Walidain bagi Umat Muslim

  • 22 Jun 2026 18:54 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Medan - Uququl Walidain adalah perbuatan durhaka atau menyakiti hati ke dua orang tua. Hal ini seperti membentak, sikap seperti acuh tak acuh, maupun perbuatan menelantarkan orang tua.

Dalam program Mutiara Pagi, Pro1 RRI Medan, edisi Selasa, 16 Juni 2026 Udstadzah Estifa, mengatakan, akibat dan bahaya uququl walidain.

"Rasulullah bersabda, bahwa ridho Allah bergantung pada ridho dari orang tua, dari murka Allah ada pada murka mereka, dan anak yang durhaka kepada oeang tua di ancam tidak masuk syurga," ujarnya.

Program Mutiara Pagi yang disiarkan secara langsung dari pukul 05.30 s d 05.50 WIB ini turut juga memberi kesempatan tanyajawab kepada pendengar melalui WA 0811616493. Aflah di Laudendang bertanya, kalau seorang ceplas ceplos kepada orang tuanya, apakah ini termasuk melawan orang tua. Jawabnya ceplas ceplos, termasuk juga dalam uququl walidain.

"Ini menjadi suatu tabiat, ceplas-ceplos dengan orang tuanya, walaupun anaknya mengangga orang tuanya seperti kawan, sehingga berkesan tidak sopan, nah ini harus menghargai. Bentuk ceplas-ceplos disini kurang adabnya, ini termasuk dalam kedurhakaan," katanya.

Selanjutnya Aini bertanya, ketika itu saya ada melihat orang selalu memarahi anaknya, setelah dewasa anak tersebut semua keperluan orang tuanya dipenuhi, walau terkadang merasa kecewa, karena dia ingat masa kecilnya, apakah ini termasuk durhaka. Jawab Estifa, orang tua marah mungkin, ada beberapa faktor diantaranya anak itu susah diatur kemudian faktor ekonomi di keluarga.

" Maka orang tua juga harus memahami, jangan dikit-dikit langsung marah, bisa-bisa anak tersebut mentalnya terganggu, tidak stabil, sehingga ketika dewasa anak itu merasa tidak percaya diri dan timbul perasaan kecewa dan dendam " katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....