Hati yang Baik Menjadi Kunci Perilaku Seorang Muslim
- 21 Mei 2026 10:58 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Dalam program Kajian Mutiara Sore Pro 4 FM RRI Medan, pendengar diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan hati sebagai pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Tausiah tersebut menekankan bahwa hati merupakan pusat pengendali sikap, ucapan, dan tindakan manusia.
Ustaz Paidi S.Ag membuka kajian dengan pesan Imam Syafi’i Rahimahullah tentang pentingnya ilmu bagi kehidupan dunia maupun akhirat. Setelah itu, beliau mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging yang menentukan baik buruknya seluruh anggota tubuh, yaitu hati.
Menurutnya, hati memiliki peran seperti seorang pemimpin. Ketika hati dipenuhi keimanan dan kebaikan, maka seluruh perilaku seseorang akan ikut baik. Namun apabila hati dipenuhi penyakit seperti iri, marah, dengki, dan hawa nafsu, maka tindakan seseorang pun akan mudah menyimpang.
Dalam kajian tersebut dijelaskan beberapa langkah untuk memperbaiki hati. Salah satunya ialah berjuang melawan hawa nafsu atau mujahadahan nafs. Manusia harus mampu menahan emosi, mengontrol ucapan, serta mengendalikan keinginan yang dapat menjerumuskan kepada dosa.
Ia mencontohkan bahwa amarah merupakan salah satu sifat yang harus dikendalikan. Menurut ajaran Rasulullah SAW, kemarahan dapat diredam dengan berwudhu dan memperbanyak kesabaran agar tidak kehilangan kendali diri.
Selain melawan hawa nafsu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak mengingat kematian. Dengan berziarah kubur dan menyaksikan kondisi orang yang menghadapi sakaratul maut, seseorang diharapkan lebih sadar bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara.
| Baca juga: Muharam Momentum Perubahan Masyarakat |
Kajian ini juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang baik. Berteman dengan orang saleh diyakini dapat membawa pengaruh positif dalam kehidupan, termasuk meningkatkan semangat beribadah dan memperbaiki akhlak.
Tak hanya itu, pemateri mengajak pendengar untuk merenungkan kebesaran ciptaan Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam Surah Ali Imran ayat 190 tentang penciptaan langit dan bumi sebagai tanda kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang berpikir.
Di akhir kajian, pendengar diajak untuk terus menjaga hati dengan memperbanyak amal saleh, memperkuat ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar memperoleh akhir kehidupan yang husnul khatimah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....