Penanaman Mangrove Terus Digenjot di Bagek Kembar

  • 30 Sep 2026 17:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Penanaman bibit mangrove terus dogenjot Kelompok sadar wisata Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat agar mampu menumbuhkan pertumbuhan ekonomi bari di sekitar bakau. Upaya ini sejalan dengan identifikasi daya tahan lingkungan mangrove terhadap kunjungan wisatawan.

Ekonomi di bidang perikanan menjadi masa depan anggota Kelompok Sadar Wisata di Desa Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat. Masa depan tersebut berupa peningkatan pendapat keluarga melalui hasil tangkapan laut di sekitar hutan bakau. Hutan mangrove yang telah tertanam dengan baik menjadi lokasi tempat tinggal tangkapan laut, sekaligus pendorong konsep perikanan budidaya.

Ketua Pokdarwis Bagek Kembar H. Agus Alwi mengungkapkan, perikanan budidaya menjadi konsentrasi nelayan di Bagek Kembar, selain konsep kepariwisataan. Melalui budidaya bandeng, masyarakat dapat keluar dari himpitan ekonomi yang dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan keluarga. Menurut Agus, pemerintah dalam membangun ekonomi baru di Bagek Kembar mengajak pihak ketiga untuk membangun infrastruktur. Prasarana berupa pembuatan tanggul menggunakan alat berat.

Budidaya perikanan yang tengah dalam pembangunan di Bagek Kembar didukung ekosistem Mangrove seluas ..hektar. Luas lahan yang telah ditetapkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam NTB dan Pemerintah kabupaten Lombok Barat sebagai Kawasan Ekonomi Esensial Mangrove. Kawasan yang masih membutuhkan kepedulian berbagai pihak, seperti penanaman dan penataan prasarana pendukung.

Kegiatan penanaman mangrove di Bagek Kembar didukung keberadaan nursery di dalam kawasan. Persemaian dibangun melalui dukungan kementerian yang menetapkan Bagek Kembar sebagai persemaian bibit mangrove tingkat provinsi. Pembibitan bersifat nirlaba, dan dapat diakses oleh berbagai komunitas.

Ekosistem mangrove Bagek Kembar, mampu menumbuhkan ekonomi baru berupa kegiatan penangkapan ikan dan menjadi konservasi kepiting laut. Tangkapan ini menemukan keberlimpahan pada musim – musim terentu. Sehingga tak jarang menuai banjir pesanan yang terkadang cukup dipesan melalui telepon seluler.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....