Mangrove Lombok Barat Tren Pertumbuhan Bakau yang Positif
- 30 Sep 2026 17:14 WIB
- Mataram
RR.CO.ID, Lombok Barat - Penanaman mangrove di perairan Lombok Barat seperti teluk menjadi tren tersendiri pada belakangan ini. Menurut pengelola mangrove Bagek Kembar, di sekotong, H. Agus Alwi, mangrove ditanam dengan cara diikat didekat bambu agar tak terhempas ombak.
Penanaman mangrove atau bakau di perairan Lombok Batat berupa teluk menjadi tren tersendiri di lingkaran anak muda. Mangrove diikat di dekat bambu agar mampu bertahan ketika terhempas ombak.
Melalui media tanam berupa kawasan teluk akan memudahkan mangrove bertumbuh kembang dengan baik ke depannya. Penanaman ditujukan sebagai bagian dari revitalisasi kawasan mangrove di kabupaten atau kota.
Di Lombok Barat, pengembangan kawasan tanaman mangrove terus diupayakan oleh masyarakat setempat seperti di Teluk Lembar, atau di perairan Kecamatan Sekotong. Adalah H. Agus Alwi yang bersama masyarakat mengembangkan kawasan tanaman mangrove di Bagek Kembar, Cendi Manik, Sekotong. Kawasan ini telah berubah fungsi yang tadinya sebatas budidaya perikanan menjadi pengembangan ekosistem kelautan lainnya. Agus menyatakan, apresiasi yang mendalam bagi semua pihak yang telah berkontribusI. INSERT
RRI Mataram yang berkesempatan ikut menanam mangrove di Bagek Kembar, melihat langsung tumbuh kembang mangrove yang penuh tantangan seperti terhempas ombak, banjir dan lainnya. Untuk itu pengelola menandai area penaman dengan memabangun pagar pembatas.
Agus Halwi mengatakan, cukup banyak pihak yang telah berkontribusi membangun ekosistem mangrove di Bagek Kembar melalui berbaca kegiatan. Lebih lagi kontribusi tersebut datang dari anak muda seperti mahasiswa.
Penanam mangrove di Bagek kembar selain dari institusi pemerintah juga datang dari organisasi dan kemahasiswaan. Kontirbusi dilakukan secara swadaya dan mendapat atensi dari pengelola.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....