ITDC Latih 53 Warga Loteng Tingkatkan Kualitas Layanan Wisata
- 12 Agt 2026 10:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Sebanyak 53 warga Desa Wisata Hijau Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pelayanan kepada wisatawan.
Pelatihan tersebut digelar melalui program InJourney Hospitality House (IHH) Mandalika Batch I 2026 yang diselenggarakan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) pada 5-7 Agustus 2026.
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pelatihan juga ditujukan untuk memperkuat kesiapan masyarakat desa wisata dalam menyambut wisatawan dengan pelayanan yang lebih profesional.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi mengenai keramahtamahan, komunikasi, sadar wisata, hingga pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan wisatawan.
General Manager The Mandalika Pari Wijaya mengatakan, peningkatan kualitas destinasi perlu diikuti dengan penguatan kapasitas masyarakat yang terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata.
"Pengembangan destinasi yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya," kata Pari Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut dia, program tersebut diharapkan dapat membangun budaya pelayanan yang kuat di tengah masyarakat. Dengan demikian, setiap interaksi antara pelaku wisata dan wisatawan dapat memberikan pengalaman yang positif.
Pari menilai pelayanan yang baik pada akhirnya tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang. Mereka antara lain pemandu wisata, pemilik homestay, pengelola destinasi, pelaku UMKM, penjahit, terapis spa, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga wiraswasta.
Keterlibatan masyarakat dari berbagai profesi tersebut dinilai penting karena pelayanan wisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pelaku usaha pariwisata, tetapi melibatkan seluruh ekosistem di desa wisata.
Program tersebut juga menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu pelatih, Malik Abdul Aziz, merupakan warga desa penyangga The Mandalika yang sebelumnya mengikuti Training of Trainer (ToT) InJourney.
Setelah mengikuti pelatihan tersebut, Malik kemudian dipercaya menjadi pelatih dalam program IHH. Pola ini menjadi bagian dari upaya mendorong transfer pengetahuan antarmasyarakat di sekitar kawasan pariwisata.
Salah satu peserta, Hj. Zainab, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pemahaman bahwa pelayanan wisata tidak sekadar bersikap ramah kepada pengunjung.
"Hospitality bukan hanya tentang bersikap ramah, tetapi juga memahami kebutuhan wisatawan dan memberikan pelayanan yang membuat mereka merasa nyaman," ujar Zainab.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas pelayanan wisata sekaligus membantu memperkenalkan potensi Desa Wisata Hijau Bilebante kepada lebih banyak wisatawan.
Program IHH Batch I 2026 mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pariwisata serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dukungan juga datang dari Pemerintah Kecamatan Pringgarata dan Pemerintah Desa Bilebante.
ITDC menyebut penguatan kompetensi masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun destinasi pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan memiliki daya saing.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, program tersebut diharapkan memperkuat kesiapan masyarakat sekitar The Mandalika dalam menyambut berbagai agenda pariwisata dan olahraga internasional, termasuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....