Darurat Sampah Bukit Pergasingan Tutup sementara Demi Kelestarian Alam

  • 30 Jul 2026 07:04 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Bukit Pergasingan ditutup sementara mulai 30 Juli 2026 akibat kondisi darurat sampah.
  • Penutupan dilakukan untuk memulihkan kebersihan dan menjaga kelestarian kawasan wisata alam.
  • Pengelola mengajak seluruh pendaki dan wisatawan menerapkan wisata bertanggung jawab dengan tidak membuang sampah sembarangan.

RRI.CO.ID, Mataram - Pengelola Bukit Pergasingan mengumumkan penutupan sementara kawasan wisata pendakian mulai 30 Juli 2026 hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah darurat menyusul meningkatnya volume sampah yang dinilai mengancam kelestarian lingkungan, kebersihan, serta kenyamanan para pengunjung.

Melalui pengumuman resmi yang disampaikan pengelola Bukit Pergasingan melalui akun Instagram @bukit_pergasingan (29 Juli 2026), penutupan dilakukan untuk memberikan kesempatan melakukan penanganan sampah dan pemulihan kondisi kawasan. Bukit Pergasingan akan kembali dibuka setelah lingkungan dinyatakan aman, bersih, dan layak dikunjungi.

Pengelola juga mengajak seluruh pendaki, wisatawan, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran setiap pengunjung dinilai menjadi kunci agar destinasi wisata alam tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Dalam imbauannya, pengelola mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip wisata yang bertanggung jawab. Pesan seperti "Buang Sampah pada Tempatnya", "Jaga Alam Jaga Masa Depan", "Cintai Alam Seperti Diri Sendiri", dan "Bukit Bersih Pengalaman Lebih Indah" menjadi ajakan bagi seluruh pengunjung untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Penutupan sementara ini diharapkan menjadi momentum meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata alam. Dengan dukungan semua pihak, Bukit Pergasingan diharapkan dapat kembali menjadi destinasi pendakian yang bersih, nyaman, dan lestari bagi seluruh pencinta alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....