Keindahan Sunset Nanga Tumpu Perlu Didukung Penataan Kawasan

  • 22 Jul 2026 15:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Panorama matahari terbenam di Puncak Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus menarik perhatian wisatawan. Namun, di balik keindahan bentang alam yang menghadap langsung ke Teluk Saleh, kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari penataan lapak pedagang yang belum rapi hingga minimnya fasilitas penerangan.

Kondisi tersebut menjadi sorotan sejumlah pengunjung yang menilai potensi wisata Nanga Tumpu belum didukung dengan pengelolaan kawasan yang memadai.

Salah seorang wisatawan asal Makassar, Fandi, mengatakan keindahan panorama matahari terbenam seharusnya dapat dinikmati tanpa terhalang bangunan-bangunan semi permanen milik pedagang.

"Sunset di Nanga Tumpu sangat indah. Sayangnya, pemandangan ke arah Teluk Saleh tertutup oleh lapak-lapak yang dibangun di tepi titik pandang. Kalau kawasan ini ditata lebih baik, tentu akan menjadi daya tarik wisata yang lebih menarik," ujarnya, Rabu, 23 Juli 2026.

Selain bangunan lapak yang dinilai kurang tertata, minimnya penerangan jalan juga menjadi keluhan pengunjung. Saat malam tiba, kawasan tersebut hanya mengandalkan cahaya dari lapak-lapak pedagang sehingga suasana menjadi gelap dan mengurangi kenyamanan wisatawan.

“Jika ada penerangan, saya yakin bisa sampai malam tetap ramai pengunjung,” katanya.

Persoalan lain yang masih terlihat adalah keberadaan sampah plastik di lereng dan jurang sekitar Puncak Nanga Tumpu. Kondisi tersebut menimbulkan kesan kumuh dan berbanding terbalik dengan panorama Teluk Saleh yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

Fandi berharap pemerintah dapat melakukan penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk menyediakan lokasi khusus bagi pedagang kaki lima tanpa mengurangi aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, bahu jalan di sisi tebing dapat dimanfaatkan sebagai area bagi pelaku UMKM.

Dengan penataan tersebut, lapak pedagang tetap memperoleh ruang usaha yang layak, sementara area pandang ke arah laut tetap terbuka sehingga pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbenam tanpa terhalang bangunan.

Penataan kawasan juga dinilai perlu dibarengi dengan penyediaan tempat sampah, penerangan jalan, serta fasilitas pendukung lainnya agar Nanga Tumpu berkembang menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman, aman, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

Dengan potensi panorama senja yang menjadi salah satu yang terbaik di Pulau Sumbawa, Puncak Nanga Tumpu dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai ikon wisata alam sekaligus sentra kuliner jika didukung penataan kawasan yang lebih baik dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....