Promosi Budaya Lombok Melalui Pariwisata Modern
- 30 Jun 2026 20:13 WIB
- Mataram
Poin Utama
- wisata ntb
- PARIWISATA BUDAYA NTB
rri.co.id Mataram: Masih bareng saya, Omink. Sahabat RRI, selama berbincang dengan Deiby Siwy di Selong Selo Resort, saya semakin menyadari bahwa pariwisata saat ini bukan hanya berbicara tentang menyediakan tempat menginap yang nyaman. Lebih dari itu, pariwisata juga memiliki peran besar dalam memperkenalkan budaya kepada masyarakat dunia. Di Selong Selo Resort, saya melihat bagaimana budaya Lombok tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi benar-benar menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada setiap wisatawan. Hal itulah yang kemudian menjadi topik obrolan saya bersama Deiby sore itu.
Saya bertanya kepada Deiby, bagaimana cara Selong Selo Resort mengenalkan budaya Lombok kepada wisatawan yang datang dari berbagai negara. Menurutnya, memperkenalkan budaya harus dilakukan secara alami agar mudah diterima oleh para tamu. "Kami tidak hanya menawarkan vila atau pemandangan yang indah, tetapi juga menghadirkan budaya Lombok melalui kuliner, keramahan pelayanan, hingga pengalaman-pengalaman yang bisa mereka rasakan selama menginap di sini," jelas Deiby. Ia percaya bahwa pengalaman langsung akan jauh lebih berkesan dibandingkan sekadar membaca informasi di sebuah brosur.
Deiby kemudian bercerita bahwa salah satu cara yang paling efektif adalah melalui media digital. Sebelum wisatawan tiba di Lombok, mereka biasanya sudah mencari informasi terlebih dahulu melalui internet. Karena itu, Selong Selo Resort aktif memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Lombok melalui Instagram, website, hingga media sosial lainnya. "Kami sering menampilkan makanan tradisional, pemandangan alam, aktivitas budaya, dan berbagai pengalaman yang bisa dinikmati tamu. Jadi sejak awal mereka sudah mengenal sedikit tentang Lombok sebelum benar-benar datang ke sini," ungkapnya. Menurut saya, langkah seperti ini sangat penting karena saat ini media sosial menjadi jendela pertama bagi banyak orang untuk mengenal sebuah destinasi.
Tidak hanya promosi melalui dunia digital, Deiby mengatakan bahwa pengalaman yang dibawa pulang oleh wisatawan juga menjadi bentuk promosi yang sangat kuat. Ia sering melihat para tamu mengunggah foto Begibung, Ayam Taliwang, panorama Selong Belanak, hingga aktivitas mereka selama berada di resort. "Ketika mereka membagikan pengalaman itu kepada keluarga dan teman-temannya, secara tidak langsung mereka ikut memperkenalkan Lombok kepada dunia. Promosi seperti itu justru sangat dipercaya karena datang dari pengalaman pribadi," katanya. Saya pun setuju, karena rekomendasi dari orang yang pernah merasakan langsung biasanya lebih meyakinkan dibandingkan iklan.
Dalam perbincangan kami, Deiby juga menegaskan bahwa promosi budaya harus tetap dibarengi dengan menjaga keaslian budaya itu sendiri. Menurutnya, wisatawan datang ke Lombok karena ingin menemukan sesuatu yang berbeda dari negara asal mereka. Karena itu, identitas lokal harus tetap dipertahankan. "Kami tidak ingin mengubah budaya agar terlihat modern. Justru kami ingin menampilkan budaya Lombok apa adanya, kemudian menyajikannya dengan pelayanan yang berkualitas sehingga mudah dinikmati oleh wisatawan internasional," tuturnya. Bagi saya, cara berpikir seperti ini menjadi kunci agar budaya tetap lestari meski dunia pariwisata terus berkembang.
Saya juga melihat bahwa seluruh tim di Selong Selo Resort memiliki semangat yang sama dalam memperkenalkan Lombok. Mulai dari staf yang menyambut tamu di lobi, para chef yang menyajikan makanan khas daerah, hingga tim pemasaran yang mengenalkan resort melalui berbagai platform, semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membuat setiap tamu mengenal Lombok lebih dekat. Deiby mengatakan, "Kami ingin setiap tamu pulang membawa cerita, bukan hanya tentang resort ini, tetapi juga tentang budaya, masyarakat, dan keindahan Lombok." Kalimat itu menurut saya sangat menggambarkan semangat yang dibangun di Selong Selo Resort.
Sahabat RRI, dari obrolan hari ini saya semakin percaya bahwa promosi terbaik sebuah daerah bukan hanya melalui iklan atau kampanye besar, tetapi melalui pengalaman yang jujur dan berkesan. Ketika wisatawan disambut dengan keramahan, dikenalkan pada budaya lokal, menikmati kuliner tradisional, dan merasakan keindahan alam yang masih terjaga, mereka akan menjadi duta yang menceritakan semua pengalaman itu kepada dunia. Selong Selo Resort menunjukkan bahwa pariwisata modern dan budaya lokal dapat berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan bersama-sama mengharumkan nama Lombok di mata internasional. Saya Omink, akan kembali menemani Sahabat RRI dalam cerita inspiratif berikutnya dari Selong Selo Resort.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....