Usung Tema "The Soul of Lombok" Festival Senggigi 2026 Pulihkan Marwah Pariwisata

  • 22 Jun 2026 11:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi meluncurkan Festival Senggigi 2026, sebuah agenda pariwisata terpadu yang menjadi langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan kawasan wisata Senggigi sebagai ikon pariwisata Nusa Tenggara Barat. Mengusung tema "The Soul of Lombok", festival ini menyatukan berbagai potensi daerah, mulai dari sport tourism, seni budaya, ekonomi kreatif hingga hiburan dalam satu rangkaian kegiatan selama tiga bulan.

Peluncuran festival dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bertepatan dengan penyelenggaraan Senggigi Lombok Fun Run 2026 di Hotel Merumatta Senggigi, Minggu 21 Juni 2026. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian agenda besar yang diharapkan mampu menghidupkan kembali geliat pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Bupati Lalu Ahmad Zaini menjelaskan, Festival Senggigi hadir sebagai wadah yang menyatukan berbagai kegiatan yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri menjadi sebuah kalender pariwisata yang terintegrasi.

"Kalau selama ini kegiatan-kegiatan di Senggigi berjalan masing-masing, namun melalui Festival Senggigi ini seluruh agenda dirangkai menjadi satu kesatuan. Insyaallah Festival Senggigi akan berlangsung selama tiga bulan dengan berbagai kegiatan yang digelar setiap akhir pekan," ujarnya.

Selama penyelenggaraan festival, masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan beragam atraksi menarik yang tersebar di sejumlah lokasi. Selain dipusatkan di kawasan wisata Senggigi, beberapa agenda unggulan juga akan berlangsung di kompleks Kantor Bupati Lombok Barat.

Berbagai pertunjukan budaya seperti Peresean, karnaval budaya, hingga konser musik jazz bertajuk LAZ JAZZ akan menjadi bagian dari festival tersebut. Penyebaran lokasi kegiatan ini menjadi strategi pemerintah agar manfaat ekonomi dan promosi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Bupati Lalu Ahmad Zaini mengatakan penyelenggaraan festival tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi seni yang dimiliki setiap kecamatan di Lombok Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Lombok Barat, Agus Gunawan, menegaskan tema "The Soul of Lombok" dipilih sebagai simbol kebangkitan kembali marwah Senggigi sebagai destinasi wisata unggulan.

"Tema ini menjadi penanda semangat mengembalikan marwah Senggigi sebagai wajah utama pariwisata Lombok Barat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah," katanya menegaskan.

Agus menjelaskan, setiap kegiatan yang masuk dalam Festival Senggigi harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

"Melalui banyaknya event yang digelar, kami menargetkan tiga capaian utama, yakni meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperpanjang lama tinggal wisatawan atau length of stay, serta memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM lokal agar ikut merasakan dampak langsung dari pertumbuhan sektor pariwisata," ucapnya.

Dengan dimulainya kick-off Festival Senggigi 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat optimistis kawasan Senggigi akan kembali menjadi magnet wisata yang hidup, dinamis, dan penuh atraksi sepanjang tahun. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas seni, serta masyarakat diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan sekaligus memperkuat posisi Lombok Barat sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.

"Festival Senggigi diharapkan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen untuk membangun kembali kejayaan pariwisata Lombok Barat sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....