Dispar Lombok Timur Optimis Target Kunjungan Wisatawan 2026 Tercapai
- 10 Jun 2026 07:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur optimistis target kunjungan wisatawan pada tahun 2026 dapat tercapai meskipun nilai tukar rupiah sedang mengalami pelemahan. Kondisi tersebut dapat menjadi peluang untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara dengan biaya berwisata di Indonesia yang lebih kompetitif.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Widayat, mengatakan pihaknya terus menggencarkan promosi pariwisata serta melakukan berbagai pembenahan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung.
“Target kunjungan wisatawan pada tahun 2025 sekitar 49 ribu kunjungan, dan pada tahun 2026 kami menargetkan meningkat menjadi 53 ribu kunjungan seiring dengan berkembangnya sektor akomodasi,” ujar Widayat Selasa, 9 Juni 2026.
Widayat menambahkan bahwa sejumlah penginapan yang sebelumnya hanya memiliki puluhan kamar kini telah melakukan ekspansi hingga lebih dari seratus kamar. Ini termasuk pertumbuhan pembangunan homestay yang terus meningkat sehingga berdampak pada kenaikan tingkat okupansi dan pendapatan sektor pariwisata.
“Beberapa penginapan sudah menambah kapasitas kamar secara signifikan, dan ini juga diikuti dengan tumbuhnya homestay di berbagai wilayah wisata,” jelasnya.
Selain aspek pelayanan, Widayat menegaskan bahwa keamanan wisatawan juga menjadi perhatian pemerintah daerah dengan berbagai upaya untuk meminimalkan potensi tindak kriminalitas . Sebab gangguan kemanan akan dapat mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Keamanan wisatawan menjadi prioritas kami agar mereka merasa nyaman dan aman selama berada di Lombok Timur,” katanya.
Untuk mendukung sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga berencana melengkapi fasilitas dasar di kawasan selatan, seperti pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di jalur menuju destinasi wisata. Disamping itu peningkatan ketersediaan air bersih dan penguatan jaringan telekomunikasi di sejumlah titik yang masih mengalami gangguan sinyal.
“Pemerintah terus berupaya melengkapi infrastruktur dasar agar akses dan kenyamanan wisatawan semakin baik,” tambah Widayat.
Dengan berbagai upaya tersebut, Dinas Pariwisata Lombok Timur berharap kawasan wisata di daerah tersebut dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu menjadi penyangga pariwisata Nusa Tenggara Barat. Ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....