Berstatus Waspada, Pendakian Tambora Kembali Dibuka

  • 14 Apr 2026 19:04 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Balai Taman Nasional (TN) Gunung Tambora resmi membuka kembali empat jalur pendakian yang sebelumnya ditutup akibat peningkatan status aktivitas vulkanik.

Empat jalur yang kini kembali dapat digunakan yakni jalur Doroncanga, Piong, Kawinda To’i, dan Pancasila. Sebelumnya, jalur-jalur tersebut ditutup setelah Gunung Tambora berada pada status Waspada (Level II).

Kepala Balai TN Tambora, Abdul Azis Bakry, mengatakan pembukaan kembali jalur pendakian dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanologi yang dinilai telah membaik.

“Pembukaan ini dilakukan setelah kondisi cuaca dan vulkanologi menunjukkan tren yang lebih aman, meskipun status gunung masih berada pada Level II,” ujarnya, Selasa, 14 April 2026.

Meski jalur pendakian telah dibuka, pihak Balai TN Tambora tetap mengimbau para pengunjung untuk selalu waspada dan berhati-hati selama melakukan aktivitas pendakian.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Tambora hingga saat ini masih berstatus Waspada (Level II).

Aktivitas kegempaan masih terdeteksi, meskipun tidak terlihat adanya asap dari kawah.

Balai TN Tambora juga menegaskan bahwa para pendaki wajib menggunakan jalur resmi, yakni jalur Pancasila, Doroncanga, Kawinda To’i, dan Piong, guna meminimalisir risiko selama pendakian.

Selain itu, potensi bahaya lain seperti guguran batu di area gunung juga menjadi perhatian yang harus diwaspadai oleh para pengunjung.

Dalam upaya menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan, TN Tambora menerapkan prinsip “zero accident” dan “zero waste” bagi seluruh pengunjung. Para pendaki diharapkan dapat bekerja sama dalam menerapkan prinsip tersebut, baik saat melakukan pendakian maupun saat berkunjung ke objek wisata Oi Marai.

Balai TN Tambora berharap dengan dibukanya kembali jalur pendakian ini, aktivitas wisata alam di kawasan Gunung Tambora dapat kembali menggeliat, namun tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....