Dukung Pariwisata Berkelanjutan, AKACINDO Salurkan CSR Rumah Layak Huni
- 28 Feb 2026 20:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Dukungan sektor swasta terhadap pemulihan pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali terlihat. Kali ini, Asosiasi Kapal Cepat Indonesia atau AKACINDO menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan membangun tujuh unit rumah layak huni bagi warga setempat.
Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam memperkuat fondasi sosial masyarakat di kawasan destinasi unggulan Nusa Tenggara Barat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, menyampaikan apresiasi atas kontribusi AKACINDO. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri merupakan elemen penting dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, bantuan pembangunan tujuh rumah layak huni tersebut disalurkan melalui program Jubah Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara, yang selama ini menjadi wadah kolaborasi sosial antara pemerintah dan mitra strategis daerah.
“Kami sangat mengapresiasi program AKACINDO yang telah membangun tujuh rumah layak huni bagi warga Lombok Utara melalui program Jubah Pemda KLU. Dan ini akan terus berlanjut,” ujarnya, Jumat 28 Februari 2026.
Menurut Denda Dewi, kontribusi tersebut tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kepedulian industri pariwisata terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Hal itu dinilai penting mengingat Lombok Utara merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata yang sangat bergantung pada stabilitas sosial dan dukungan masyarakat.
Ia berharap langkah AKACINDO dapat menjadi inspirasi bagi asosiasi maupun pelaku usaha lainnya, termasuk sektor perhotelan dan jasa wisata, untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui program CSR.
“Kita berharap ke depan asosiasi hotel dan pelaku usaha lainnya juga tergerak untuk mengambil peran,” katanya.
Dinas Pariwisata KLU memandang dukungan sektor swasta sebagai bagian integral dari ekosistem pariwisata berkelanjutan. Ketika masyarakat merasakan manfaat langsung dari geliat industri, rasa memiliki terhadap destinasi akan semakin kuat dan berdampak positif terhadap kenyamanan serta citra daerah.
| Baca juga: Pantai Ampenan Dijaga, Fasilitas Diperkuat |
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh harapan besar terhadap kondisi pariwisata yang menunjukkan tren membaik. Setelah menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa waktu terakhir, optimisme mulai tumbuh seiring meningkatnya pergerakan wisatawan.
Denda Dewi berharap momentum ini dapat berlanjut hingga akhir tahun dengan tingkat hunian hotel atau okupansi yang lebih tinggi.
“Kita berharap kondisi pariwisata tetap membaik dan menjelang akhir tahun ada peningkatan okupansi,” tutupnya.
Langkah AKACINDO membangun tujuh rumah layak huni menjadi bukti bahwa pemulihan pariwisata tidak hanya diukur dari angka kunjungan dan okupansi hotel, tetapi juga dari seberapa besar industri mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha inilah yang diharapkan menjadi fondasi kebangkitan pariwisata Lombok Utara yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....