Amankan Artefak Tercecer, Museum Desa NTB Dorong Ekonomi
- 05 Feb 2026 10:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pembentukan museum desa di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi angin segar bagi penyelamatan benda-benda bersejarah yang selama ini masih tercecer di masyarakat. Tak hanya sebagai wadah pelestarian, museum desa kini diproyeksikan menjadi motor baru bagi industri ekonomi kreatif lokal.
Bidang Kebudayaan Dikbud Kabupaten Lombok Timur, Abdul Hayyi, memberikan apresiasinya terhadap langkah Museum NTB dalam membentuk museum setingkat desa. Menurutnya, banyak koleksi bernilai sejarah tinggi yang saat ini belum terawat dengan baik karena disimpan secara mandiri oleh warga.
"Koleksi benda-benda yang bernilai sejarah masih banyak tercecer di masyarakat. Dengan adanya museum desa, benda-benda tersebut dapat disimpan dan dirawat dengan baik," jelas Abdul Hayyi.

Sementara itu, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menekankan bahwa keberadaan museum di desa-desa seperti di Desa Pijot akan membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Museum desa diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan merawat warisan leluhur. Museum desa tidak hanya sebagai pusat destinasi tetapi dapat menjadi penggerak warisan budaya leluhur, hingga menjadikan sejarah dan budaya terus hidup.
"Kami yakin museum-museum desa kedepan dapat menjadi pendukung pariwisata berkualitas," ungkapnya pada RRI Mataram, Kamis, 5 Februari 2026.
Langkah ini juga selaras dengan agenda pemerintah untuk memajukan pariwisata berbasis budaya sebagai ciri khas daerah. Dengan pengelolaan yang baik, museum desa diyakini mampu menciptakan pariwisata yang lebih berkualitas dan memberikan dampak finansial langsung bagi masyarakat desa melalui sektor ekonomi kreatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....