Dispar KLU Catat Kinerja Pariwisata 2025 Melampaui Target
- 31 Jan 2026 17:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Lombok Utara, Prokopim Setda KLU – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi terhadap penguatan sektor pariwisata daerah. Meski sepanjang 2025 dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan dinamika global, kinerja pariwisata Lombok Utara tetap menunjukkan tren positif dan mampu melampaui target yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, mengungkapkan bahwa tahun 2025 awalnya diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata pascapandemi COVID-19. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan wisatawan, khususnya kondisi cuaca dan musim yang tidak menentu.
“Kita berharap 2025 menjadi masa kejayaan pariwisata setelah pandemi dan masa pemulihan. Namun, ternyata masih ada kendala seperti cuaca dan musim yang tidak terduga, yang turut berdampak pada arus kunjungan wisatawan,” ujar Denda, Jumat 30 Januari 2026.
Berdasarkan data Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Pariwisata KLU, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai 810.910 orang. Angka tersebut setara dengan 103,30 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 785.000 kunjungan, sekaligus mencerminkan daya tarik destinasi wisata Lombok Utara yang tetap terjaga.
Tidak hanya dari sisi jumlah kunjungan, indikator lain juga menunjukkan capaian menggembirakan. Rata-rata lama tinggal wisatawan atau length of stay tercatat sebesar 2,20 hari, melampaui target 2,15 hari dengan capaian 102,3 persen. Capaian ini menunjukkan wisatawan cenderung menghabiskan waktu lebih lama di Lombok Utara, yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal.
Sementara itu, realisasi penerimaan dari retribusi wisata juga melampaui target. Hingga akhir 2025, Dispar KLU mencatat penerimaan retribusi sebesar Rp 9.293.070.000 atau 103,25 persen dari target Rp 9 miliar.
Memasuki tahun 2026, Dispar KLU menegaskan bahwa strategi pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada promosi destinasi semata, tetapi juga pada upaya menjaga stabilitas keamanan, kenyamanan wisatawan, serta respons terhadap situasi global yang dinamis.
Dengan basis kunjungan wisatawan yang telah menembus angka 810 ribu orang, capaian tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan pada tahun mendatang.
“Harapan kita di tahun 2026 ini bisa lebih maksimal. Kuncinya adalah kondisi keamanan yang kondusif dan situasi global yang stabil, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke Lombok Utara,” tutup Denda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....