Mengapa Candi Borobudur Pernah Hilang dan Ditemukan Kembali?

  • 31 Des 2025 18:00 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Candi Borobudur pernah hilang selama ratusan tahun lamanya. Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini merupakan bagian dari mahakarya dunia. Namun sebelum menjadi destinasi wisata seperti sekarang, candi ini sempat terkubur, tersembunyi, bahkan terlupakan.

Asal mula hilangnya Borobudur berkaitan erat dengan letusan Gunung Merapi pada abad ke-10. Dalam Intagram RRI Official menyebutkan, letusan besar tersebut menghasilkan debu vulkanik yang tebal, menutupi wilayah sekitar tempat Borobudur berada. Seiring waktu berjalan, hutan mulai tumbuh, tanah naik, dan perlahan candi yang megah itu lenyap dari pandangan manusia.

Bukan hanya itu, pada masa Kerajaan berganti dari Hindu Buddha ke Islam, pusat kekuasaan berpindah. Akibatnya Borobudur tidak lagi dirawat dan perlahan dilupakan. Hingga akhirnya penduduk di sekitar hanya mengenal Borobudur sebagai bukit biasa yang ditumbuhi pepohonan lebat.

Pada tahun 1814, seorang insinyur Inggris bernama Thomas Stamford Raffles yang pada masa itu menjadi Gubernur Jawa atau Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada masa itu mendengar cerita tentang bukit yang penuh relief. Lantas ia mengutus seorang peneliti bernama HC Cornelius untuk menyeledikinya. Cornelius membawa ratusan pekerja, menebang pohon, membersihkan lumpur, dan menggali lapisan tanah yang sudah menutupi candi selama berabad-abad. Hingga akhirnya muncullah sebuah keajaiban, Borobudur bangkit kembali ke permukaan.

Setelah hampir 800 tahun terkubur, dunia kembali melihat karya terbesar dari peradaban Nusantara. Setelah ditemukan, Borobudur tidak langsung megah seperti saat ini. Banyak bagian rusak, pemugaran besar terjadi pada tahun 1973 hingga 1983 yang dipimpin pemerintah Indonesia dan UNESCO. Relief dibersihkan, susunan batu diperbaiki, dan struktur diperkuat. Hasilnya Borobudur kembali menjadi salah satu keajaiban dunia dan diakui sebagai warisan budaya dunia.

Kisah Borobudur ini mengingatkan kita bahwa Sejarah bisa saja hilang, tapi selalu menunggu untuk ditemukan kembali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....