Bela Beli Produk Lokal, Kuatkan Ekonomi Masyarakat

  • 26 Okt 2022 10:31 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Bela beli produk lokal adalah langkah strategis bagi penggunaan hasil anak bangsa. Memakai produk dalam negeri akan berkolerasi positif bagi penguatan ekonomi.

Wakil Ketua I DPRD NTB Nauvar Furqoni Farinduan menyebutkan bahwa identifikasi kapasitas produksi dan kearifan lokal yang dimiliki UMKM di provinsi NTB harus dilakukan. Pasalnya UMKM-UMKM tersebut adalah embrio yang nantinya disempurnakan dalam bentuk pemberdayaan, pelatihan dan sebagainya. Sehingga produk lokal yang ditawarkan ke pasar memiliki nilai jual dan benar-benar mempunyai identitas kearifan lokal NTB.

"Sepengetahuan saya bahwa ini baru dalam tatanan regulasi yang sifatnya Pergub. Sehingga harapannya kalau kita meregulasikan sesuatu terjadi sebuah sirkulasi atau ekosistem yang operasional. Maknanya tidak hanya sekedar himbauan dan sifatnya tidak hanya sekedar dinas terkait yang memiliki tanggung jawab terhadap bela beli produk lokal," ujarnya, Rabu (26/10/2022).

Identifikasi secara masif oleh pemerintah terhadap produk-produk UMKM maupun IKM untuk dikedepankan dalam bentuk pemberdayaan, pelatihan dan dukungan akses permodalan yang mudah serta murah.

Tapi yang tidak kalah pentingnya kata Wakil Rakyat asal Lombok Barat ini adalah bela beli produk lokal bukan hanya sebagai jargon atau himbauan sehingga yang memiliki maupun merasa bertanggung jawab terhadap bela beli produk lokal ini bukan hanya pemerintah atau dinas terkait.

"Masyarakat, UMKM harus dilibatkan secara aktif dan dalam keterlibatannya tidak bisa berjalan sendiri sebab mereka butuh dukungan baik itu pelatihan, pemberdayaan yang tidak hanya melatih dan memberdayakan tapi memberikan sebuah hasil bahwa produk yang dihasilkan UMKM memiliki nilai jual dan nilai kearifan lokal," ungkapnya.

Produk kuliner misalnya harus memiliki ciri khusus dengan rasa berbeda dengan produk kuliner lainnya. Untuk itulah produk yang beredar dipasaran agar diidentifikasi guna membedakan rasa dan kualitasnya.

Legislatif dalam hal ini akan memberikan dukungan yang maksimal terhadap program bela beli produk lokal. Baik itu dalam hal kelembagaan yang memerlukan dukungan bagi peningkatan program tersebut.

UMKM menjadi sektor yang fokus orientasi pemerintah dalam pengembangan dan pemberdayaan. Sebab UMKM ini akan menjadi tulang punggung atau pagar utama apabila ada gangguan-gangguan ekonomi secara regional, nasional maupun global yang bisa membuat kapasitas pertahanan ekonomi NTB tetap kuat.

"Dengan bela beli produk lokal ini tidak dilihat dari perspektif kacamata program saja tapi juga kita lihat dari kacamata perspektif yang lebih makro bahwa sektor perekonomian UMKM mampu memberikan dukungan, pertahanan perekonomian NTB," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....