Idul Adha Semakin Dekat, Ini Syarat Hewan Kurban yang Perlu Diketahui
- 06 Mei 2026 09:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah semakin dekat. Umat Muslim di seluruh dunia mulai mempersiapkan diri menyambut salah satu hari besar dalam Islam ini dengan penuh semangat dan kekhusyukan, termasuk di Indonesia.
Salah satu ibadah utama yang identik dengan Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama.
Namun demikian, tidak semua hewan dapat dijadikan kurban. Terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi agar ibadah kurban sah secara syariat. Mengacu pada informasi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), masyarakat diimbau untuk lebih teliti sebelum membeli atau menyembelih hewan kurban.
Berikut syarat-syarat hewan kurban yang perlu diperhatikan:
1. Termasuk Hewan Ternak
Hewan yang diperbolehkan untuk kurban adalah hewan ternak tertentu, yaitu unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hewan selain kategori tersebut, seperti unggas atau hewan liar, tidak sah dijadikan kurban menurut syariat Islam.
2. Memenuhi Batas Usia Minimum
Usia hewan menjadi salah satu syarat penting dalam ibadah kurban. Ketentuan usia minimal hewan kurban adalah:
- Sapi: minimal 2 tahun dan telah memasuki tahun ke-3
- Unta: minimal 5 tahun dan telah memasuki tahun ke-6
- Domba: idealnya 1 tahun, namun diperbolehkan minimal 6 bulan dalam kondisi tertentu
- Kambing: minimal 1 tahun dan telah memasuki tahun ke-2
Memastikan usia hewan sesuai dengan ketentuan menjadi bagian dari keabsahan kurban.
3. Tidak Cacat dan Sehat
Kondisi fisik hewan kurban harus sehat dan tidak memiliki cacat. Beberapa kondisi yang membuat hewan tidak sah dijadikan kurban antara lain buta, sakit parah, pincang, atau terlalu kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang. Hewan yang cacat dinilai tidak memenuhi kesempurnaan ibadah kurban.
4. Terjaga Kebersihannya
Selain sehat secara fisik, hewan kurban juga harus dijaga kebersihannya. Hewan yang terbiasa mengonsumsi najis atau kotoran tidak layak dijadikan kurban karena berisiko membawa penyakit. Oleh sebab itu, penting memastikan hewan dipelihara dengan baik dan diberi pakan yang bersih serta sehat.
Dengan memahami dan memperhatikan syarat-syarat tersebut, masyarakat diharapkan dapat melaksanakan ibadah kurban dengan benar dan sesuai tuntunan syariat, sehingga makna pengorbanan dan kepedulian sosial dalam Idul Adha dapat terwujud secara maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....