Generasi Muda NTB dan Tantangan Dalam Melestarikan Budaya
- 09 Okt 2025 02:15 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Generasi muda menghadapi tantangan besar dalam melestarikan budaya. Di era modern, gaya hidup konsumtif dan hedonis menjadi tantangan utama begi generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Martoni Ira Malik selaku Direktur Utama Simposium Pemuda NTB, saat sesi wawancara, Rabu (08/10/2025).
Selain itu, tantangan utama lainnya hadir dalam diri generasi muda, “Tapi terlepas dari itu ternyata tantangannya itu ada di mereka sendiri, yang tidak melihat medan magnet (ketertarikan) di budaya itu,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peluang teknologi dimanfaatkan untuk media promosi terutama media sosial agar budaya semakin dikenal oleh masyarakat terutama anak muda. Dengan menggunakan formulasi yang pas.
“Saya rasa terkadang media sosial memberikan efek yang begitu posisi dan begitu negatif, tergantung bagaimana cara kita membuat formulasi. Formulasi yang saya maksud seperti adanya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait,” ucapnya.
Lebih lanjut, Martoni menambahkan agar pentas budaya yang ada di desa bisa diperlihatkan juga di media sosial, juga di kota-kota. Ia juga melihat peluang tempat-tempat popular di Mataram yang berpotensi untuk memperkenalkan budaya lewat pentas budaya, seperti Udayana, dan Sangkareang.
Melalui program kepenulisan, pergelaran budaya dan festival budaya, Martoni selaku Direktur utama Simposium Pemuda NTB membuktikan upaya pelestarian budaya bisa dilakukan dengan cara yang menarik. Dalam program ini juga menghimpun anak-anak muda, sehingga budaya yang dikenalkan tidak hanya dari NTB saja tapi juga budaya nusantara lain.
Selanjutnya, ia menyampaikan harapan pada generasi muda, “Harapannya semoga kawan-kawan bisa lebih bijak dalam bermedia sosial, melek terhadap budaya, dan aware terhadap kondisi budaya kita, yang pada saat ini kita malu dan takut, sehingga kita kehilangan identitas,” tutupnya.
Penulis: Anisah Chahyani Putri
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....